Perpustakaan Herbal Masih Berkibar di Tengah Pandemi COVID-19

Minggu, 29 November 2020 - 00:02 WIB
Perpustakaan herbal menjadi salah satu alternatif yang bisa dikunjungi warga di tengah pandemi. Foto/SINDOnews/Aan Haryono
SURABAYA - Literasi tak mati di tengah pandemi COVID-19. Di tengah keterbatasan karena COVID-19, ruang literasi masih bisa berjalan. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Surabaya mencoba menciptakan perpustakaan yang diberi nama Perpustakaan Herbal.

(Baca juga: Warga Sampang Gempar, Jenazah Kiai yang Telah Dimakamkan 3 Tahun Kondisinya Masih Utuh )



Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Surabaya , Musdiq Ali Suhudi menuturkan, awalnya perpustakaan tersebut dibuat lantaran warga setempat menginginkan adanya tempat baca di sekitar wilayah itu.

Namun, setelah ditelusuri di lokasi tersebut, ditemukan potensi masyarakat yang dapat dikembangkan yakni pengelolaan tumbuh-tumbuhan herbal. Dari situ lah maka perpustakaan ini diberi nama Perpustakaan Herbal.

"Kebetulan di lingkungan perpustakaan itu ada tumbuh-tumbuhan herbal yang dikelola oleh masyarakat setempat. Nah tanah yang ditanami itu milik fasilitas umum (fasum) pemkot," kata Musdiq, Sabtu (28/11/2020).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!