Berniat Kecoh Pembeli, Pelaku Pakai Boraks Agar Daging Babi Mirip Daging Sapi
Senin, 11 Mei 2020 - 16:41 WIB
Barang bukti daging babi yang disita Polresta Bandung. Foto: SINDOnews/agus warsudi
BANDUNG -
Satreskrim Polresta Bandung mengungkap fakta di balik peredaran daging babi yang telah berlangsung selama tujuh bulan terakhir. Para pelaku menggunakan boraks agar daging babi yang dijual terlihat mirip dengan daging sapi.
"Secara fisik daging babi terlihat lebih pucat, sedangkan daging sapi lebih merah. Jadi, sebelum dijual daging babi diproses dulu pakai boraks sehingga lebih merah seperti daging sapi," kata Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan saat ungkap kasus di Mapolresta Bandung, Soreang, Senin (11/5/2020).
Hendra mengimbau masyarakat lebih berhati-hati saat membeli daging karena daging babi menyerupai daging sapi telah beredar di tiga kecamatan di Kabupaten Bandung. Meskipun ciri fisik sudah mirip dengan daging sapi, salah satu ciri lain yang patut dicurigai adalah harganya lebih murah dibanding daging sapi umumnya.
Satreskrim Polresta Bandung mengungkap fakta di balik peredaran daging babi yang telah berlangsung selama tujuh bulan terakhir. Para pelaku menggunakan boraks agar daging babi yang dijual terlihat mirip dengan daging sapi.
"Secara fisik daging babi terlihat lebih pucat, sedangkan daging sapi lebih merah. Jadi, sebelum dijual daging babi diproses dulu pakai boraks sehingga lebih merah seperti daging sapi," kata Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan saat ungkap kasus di Mapolresta Bandung, Soreang, Senin (11/5/2020).
Hendra mengimbau masyarakat lebih berhati-hati saat membeli daging karena daging babi menyerupai daging sapi telah beredar di tiga kecamatan di Kabupaten Bandung. Meskipun ciri fisik sudah mirip dengan daging sapi, salah satu ciri lain yang patut dicurigai adalah harganya lebih murah dibanding daging sapi umumnya.
Lihat Juga :