Tenggelam di Sungai Buntung, Dani Meninggal Dunia

Rabu, 25 November 2020 - 12:59 WIB
SRU air pertama, yaitu tim dari Taifib Marinir berupaya mencari keberadaan korban dengan tehnik menyelam di sekitar lokasi kejadian, tepatnya di sekitar koordinat 07° 21’ 25” S 112° 40’ 25” E.

SRU air kedua dan ketiga melakukan pencarian korban di sisi kanan dan kiri sungai Buntung. Pencarian ini dilakukan dengan menggunakan dua unit perahu karet, menempuh jarak sekitar dua kilometer, yang dimulai dari lokasi kejadian hingga di daerah jembatan Menyanggong.(Baca juga: Soal Pembangunan Kota Surabaya, Ini Pengakuan Mengejutkan Penyandang Disabilitas )

Dan SRU air keempat memulai pencarian korban dari daerah jembatan Menyanggong hingga di daerah Medaeng. Selama pencarian dilakukan, kendala yang ditemukan SRU air, yaitu banyaknya tanaman yang tumbuh merambat hingga ke sungai, seperti eceng gondok.

Di beberapa lokasi yang dicurigai, seperti di bagian sungai yang banyak ditumbuhi tanaman eceng gondok, SRU air melakukan manuver perahu karet secara bergantian. Manuver perahu ini dimaksudkan untuk menimbulkan gelombang air sungai.

Gelombang air sungai yang besar dapat mengangkat korban ke permukaan jika posisi korban berada di dasar sungai atau tersangkut sesuatu di dalam air.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!