Pasien Corona Nambah, Pemprov Papua Dukung Penutupan Freeport
Senin, 11 Mei 2020 - 14:07 WIB
Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal saat memberikan keterangan pers. FOTO/iNews TV/Omega Batkorumbawa
JAYAPURA - Pemerintah Provinsi Papua mendukung kebijakan Pemerintah Kabupaten Mimika untuk menutup sementara areal pertambangan PT Freeport imbas dari penyebaran virus corona atau COVID-19 di wilayah tersebut.
Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal mengatakan, penutupan sementara areal pertambangan tersebut cukup tepat, mengingat sudah ada 69 kasus COVID-19 di perusahaan tambang tersebut. (Baca juga: Kacau, Balita di Yogya Ikut Terima BLT Rp600.000)
"Kami mendukung Pemkab Mimika untuk meminta kepada Presiden soal penutupan sementara operasi pertambangan. Hal ini untuk memutus mata rantai penyebaran yang lebih luas lagi di Kabupaten Mimika," kata Klemen, Senin (11/5/2020).
Klemen juga meminta kepada PT Freeport untuk menjalankan protokol kesehatan di areal pertambangan. "Peralatan kesehatan yang sudah ada agar bisa digunakan untuk melakukan pemeriksaan terhadap seluruh karyawan (PT Freeport). Dan saya juga minta agar seluruh karyawan tidak boleh keluar dari areal tambang sampai semuanya selesai diperiksa dan dinyatakan bebas dari virus," ujarnya.
Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal mengatakan, penutupan sementara areal pertambangan tersebut cukup tepat, mengingat sudah ada 69 kasus COVID-19 di perusahaan tambang tersebut. (Baca juga: Kacau, Balita di Yogya Ikut Terima BLT Rp600.000)
"Kami mendukung Pemkab Mimika untuk meminta kepada Presiden soal penutupan sementara operasi pertambangan. Hal ini untuk memutus mata rantai penyebaran yang lebih luas lagi di Kabupaten Mimika," kata Klemen, Senin (11/5/2020).
Klemen juga meminta kepada PT Freeport untuk menjalankan protokol kesehatan di areal pertambangan. "Peralatan kesehatan yang sudah ada agar bisa digunakan untuk melakukan pemeriksaan terhadap seluruh karyawan (PT Freeport). Dan saya juga minta agar seluruh karyawan tidak boleh keluar dari areal tambang sampai semuanya selesai diperiksa dan dinyatakan bebas dari virus," ujarnya.
Lihat Juga :