KH Abdul Latif Madjid, Imam Besar Salawat Wahidiyah Kediri Wafat

Senin, 23 November 2020 - 11:34 WIB
Salawat Wahidiyah pertama kali didirikan oleh almarhum KH Abdul Madjid Ma'roef (wafat 1989), yakni ayah KH Abdul Latif Madjid. Selain pejuang salawat yang gigih, almarhum Abdul Madjid juga dikenal sebagai pejuang kemandirian ekonomi yang mumpuni. Sebut saja digelarnya mujahadah kubro salawat Wahidiyah yang selalu dihadiri ribuan pengamal salawat Wahidiyah. Acara rutin tersebut selalu berdampak positif bagi ekonomi warga sekitar pondok pesantren.

Sebagai pengasuh Ponpes Kedunglo, sosok Kiai Abdul Latif dikenal dekat dengan masyarakat. Almarhum juga begitu dihormati. "Kami ikut berbela sungkawa atas meninggalnya Kanjeng Romo KH Abdul Latif Madjid," kata Gus AB. Sementara dari informasi yang dihimpun proses pemakaman yang dilakukan juga tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Terutama menyangkut pembatasan jumlah pentakziah yang datang ke rumah duka. Para pentakziah yang bisa masuk diprioritaskan keluarga, santri dan warga sekitar. Hal itu mengingat santri pengamal salawat Wahidiyah berjumlah ribuan.

Kapolsek Mojoroto Kompol Sartana mengatakan, sekitar 30 personel polsek ditambah personel Polres Kediri Kota diterjunkan ke lokasi. "Pembatasan pentakziah untuk menjaga ketertiban protokol kesehatan," ujar Sartana.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!