Erwin Aksa Yakin Warga Makassar Ingin Pemimpin Baru
Senin, 23 November 2020 - 09:00 WIB
“Lebih dari 60% ingin ada pemimpin baru. Angka itu semakin menguat bahkan bertambah. Karena dari pemimpin sebelumnya tidak sesuai harapan mereka. Tren Appi naik ekponensial. Danny turun, karena masyarakat mulai sadar banyak kerjanya yang mangkrak, banyak korupsi, kebohongan publik dan sebagainya," tegas Mantan Ketua Hipmi ini. (Baca Juga: Wujud Nyata Aksi Lawan Corona, Tim Appi-Rahman: Kami Sudah Bagi 4 Juta Masker)
Erwin menambahkan, lembaga survei internal pasangan yang diusung, Partai Demokrat, PPP, Perindo dan PSI yang berasal dari Jakarta itu, terus melakukan survei tiap pekan, dan hasilnya sangat menggembirakan, dan pekan lalu sudah crossing dengan kandidat nomor satu. Crossing artinya angka elektabilitas Appi-Rahman yang tadinya di bawah sudah melampaui angka elektabilitas Adama yang semula tinggi namun turun terus.
“Alhamdulillah, Ini menggembirakan hasil yang diraih Appi-Rahman dengan kerja-kerja tim yang kian massif serta dukungan warga Makassar. Lembaga survei yang bekerja tiap pekannya melaporkan jika survei Appi-Rahman sudah melampaui paslon yang selama ini disebut-sebut unggul,” beber Erwin Aksa.
Oleh karena itu, lanjut Erwin, Makassar harus dipimpin oleh pemimpin yang mau mendengar aspirasi masyarakat, punya visi jelas dan matang. “Makassar harus keluar dari problem Covid 19. Itu dulu yang utama. Makassar harus dipimpin oleh orang yang mau mendengar aspirasi masyarakat. Kita harus benar-benar down to earth. Sehingga saya terpanggil karena ingin pemimpin yang tidak keras kepala,” pungkasnya. (Baca Juga: KPU Makassar Ngotot Gelar Debat Kandidat Kedua di Jakarta)
Erwin menambahkan, lembaga survei internal pasangan yang diusung, Partai Demokrat, PPP, Perindo dan PSI yang berasal dari Jakarta itu, terus melakukan survei tiap pekan, dan hasilnya sangat menggembirakan, dan pekan lalu sudah crossing dengan kandidat nomor satu. Crossing artinya angka elektabilitas Appi-Rahman yang tadinya di bawah sudah melampaui angka elektabilitas Adama yang semula tinggi namun turun terus.
“Alhamdulillah, Ini menggembirakan hasil yang diraih Appi-Rahman dengan kerja-kerja tim yang kian massif serta dukungan warga Makassar. Lembaga survei yang bekerja tiap pekannya melaporkan jika survei Appi-Rahman sudah melampaui paslon yang selama ini disebut-sebut unggul,” beber Erwin Aksa.
Oleh karena itu, lanjut Erwin, Makassar harus dipimpin oleh pemimpin yang mau mendengar aspirasi masyarakat, punya visi jelas dan matang. “Makassar harus keluar dari problem Covid 19. Itu dulu yang utama. Makassar harus dipimpin oleh orang yang mau mendengar aspirasi masyarakat. Kita harus benar-benar down to earth. Sehingga saya terpanggil karena ingin pemimpin yang tidak keras kepala,” pungkasnya. (Baca Juga: KPU Makassar Ngotot Gelar Debat Kandidat Kedua di Jakarta)
Lihat Juga :