Stok Sembako Menipis, Mahasiswa Aceh di Semarang Sering Masak Telur

Kamis, 16 April 2020 - 12:34 WIB
"Yang pertama saya cek adalah dapurnya. Saya memastikan saja mereka tidak repot untuk soal makanan, kebutuhan sehari-hari. Insyaallah jika itu tercukupi, aktivitas lain tinggal jalan saja. Ini anaknya mandiri-mandiri dan keren," kata Ganjar.

Ganjar juga mengapresiasi atas pilihan mereka yang tetap bertahan di Jawa Tengah dan tidak memilih pulang kampung di saat wabah seperti ini. Meski terdapat mahasiswa yang masih bisa mencukupi kebutuhan kesehariannya, ada pula mahasiswa yang memerlukan bantuan.

"Insyaallah kita bantu sembakonya agar mereka tetap bisa belajar dengan nyaman, orangtua tenang keluarga tidak khawatir. Saya pastikan dapurnya mereka memang tetap ngepul," kata Ganjar.

Ganjar mengatakan bantuan akan dikirim pegawai Pemprov Jateng siang ini ke asrama-asrama tersebut. Terdiri dari beras, minyak goreng, telur, mie instan, buah-buahan. Ada pula multivitamin, makanan siap saji, hand sanitizer, masker sampai peralatan olahraga.

Selain ngecek dapur, Ganjar juga menanyakan aktivitas keseharian yang mereka jalani selama menjalani masa psycal distancing ini. Kebanyakan dari mereka memilih kegiatan tradisi daerah masing-masing. Kerena tidak bisa terlepas dari kopi, ngopi jadi pilihan utama mahasiswa asal Aceh. Sementara untuk mahasiswa Maluku lebih memilih menghabiskan waktu sambil bernyanyi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!