Sekolah Tatap Muka di Kota Bogor Picu Pro Kontra

Minggu, 22 November 2020 - 15:04 WIB
Menurut dia, sangat berisiko sekolah tatap muka baru berjalan 1 minggu, jumlah cluster bertambah. Idealnya, kata dia, vaksin tersedia dulu, baru tatap muka dilakukan. (Baca juga; Sekolah Tatap Muka Boleh Dimulai Januari 2021, Ini Tiga Pihak yang Berkepentingan )

"Orang dewasa saja susah diatur untuk disiplin pake masker, jaga jarak, cuci tangan, apalagi usia SMA, SMP bahkan SD. Untuk Kota Bogor diharapkan lebih bersabar dulu pak," ucapnya.

Bahkan, menurutnya akan lain ceritanya dengan protokol kesehatan di mal. Sistem pengawasannya ketat ada petugas keamanan yang berjaga dan berpatroli.

"Dan kelihatanya cukup aneh kalau masuk sekolah saling berjauhan. Bila hybrid yang dilakukan, alangkah baiknya saat tatap muka dibuat livestreaming," ungkapnya.

Sementara itu, bagi yang pro Dian Rosdiana, warga Bogor Timur, Kota Bogor menyatakan karena sistem belajar daring bagi anak SD saat ini sangat tidak efektif dan normatif.

"Bukan soal kuota atau jaringan internet, tapi mental anak jadi malas, yang mengerjakan tugas saya yakin hampir semua orang tua siswa pasti bukan anaknya," ungkapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!