Diduga Masih Ada Korban Tertimbun Longsor, Pencarian Dilakukan hingga Malam
Sabtu, 21 November 2020 - 02:07 WIB
Dia pun berharap proses evakuasi dan pembersihan material longsor ini bisa segera rampung agar jalur penghubung ini bisa kembali dilalui. “Mudah-mudahan malam atau sampai subuh sudah rampung dan bisa dilalui kembali,” katanya.
Pencarian korban dan evakuasi material longsor yang menutup badan jalan itu dilakukan hingga malam hari. Dalam proses itu, petugas menerjunkan dua unit alat berat. (Baca Juga: Puting Beliung Sapu Permukiman Warga, Puluhan Rumah Rusak)
Diketahui, bencana tanah longsor terjadi di Kampung Caringin, Desa Sukarame, Kecamatan Sukanagara Kabupaten Cianjur menelan korban jiwa seorang pengendara motor, Jumat (20/11/2020). Selain itu, material tanah longsor juga menutup badan jalan yang menghubungkan Kecamatan Sukanagara dan Pagelaran.
Sebelum bencana tanah longsor terjadi, hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang dari siang hingga sore hari, mengguyur kawasan Sukanagara dan sekitarnya. Tiba-tiba, tanah longsor terjadi melimpas ke jalan. Saat bersamaan, melintas pengendara motor berboncengan, Yusup Wiguna (27) dan Ananda (19).
Pencarian korban dan evakuasi material longsor yang menutup badan jalan itu dilakukan hingga malam hari. Dalam proses itu, petugas menerjunkan dua unit alat berat. (Baca Juga: Puting Beliung Sapu Permukiman Warga, Puluhan Rumah Rusak)
Diketahui, bencana tanah longsor terjadi di Kampung Caringin, Desa Sukarame, Kecamatan Sukanagara Kabupaten Cianjur menelan korban jiwa seorang pengendara motor, Jumat (20/11/2020). Selain itu, material tanah longsor juga menutup badan jalan yang menghubungkan Kecamatan Sukanagara dan Pagelaran.
Sebelum bencana tanah longsor terjadi, hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang dari siang hingga sore hari, mengguyur kawasan Sukanagara dan sekitarnya. Tiba-tiba, tanah longsor terjadi melimpas ke jalan. Saat bersamaan, melintas pengendara motor berboncengan, Yusup Wiguna (27) dan Ananda (19).
(nic)
Lihat Juga :