Potensi Rp1.700 Triliun, Menkop UKM Teten Sindir Banyak UMKM Garap Bisnis Sama
Jum'at, 20 November 2020 - 08:04 WIB
Dia menyebut, pelaku usaha yang bergerak di suplai pasok masih minim, tetapi sudah mulai bermunculan. Terutama produk custom motor. Bahkan, ada rangka motor yang sudah dilirik negara lain.
Secara potensi, kata dia, Indonesia memiliki market cukup besar. Pada tahun 2025, potensi market digital diperkirakan mencapai Rp1.700 Triliun. Potensi ini mestinya bisa dimanfaatkan secara maksimal.
Selain UMKM, Teten juga mendorong koperasi go digital. Tercatat koperasi yang telah terdigitalisasi baru sekitar 906 koperasi atau 0,73 persen dari 123.000 koperasi aktif di Indonesia.
“Transformasi koperasi terhadap teknologi digital harus kita lakukan. Sekarang adalah era digital kita tidak mungkin keluar dari era ini. Semua sekarang sudah terhubung dalam ekosistem digital,” lanjut dia.
Digitalisasi koperasi menjadi instrumen bagi koperasi untuk meningkatkan pelayanan, transparansi, akuntabilitas sehingga masyarakat yang menjadi anggota koperasi dapat terlayani dengan optimal dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.
“Saat ini harus diakui koperasi masih dianggap jadul, tidak modern, layanan lambat, akuntabilitas buruk. Ini momentum kita membalik stigma itu, koperasi bisa tambil juga lebih hebat dari korporasi. Koperasi bisa menghadirkan kesejahteraan yang lebih baik,” tegasnya.
Secara potensi, kata dia, Indonesia memiliki market cukup besar. Pada tahun 2025, potensi market digital diperkirakan mencapai Rp1.700 Triliun. Potensi ini mestinya bisa dimanfaatkan secara maksimal.
Selain UMKM, Teten juga mendorong koperasi go digital. Tercatat koperasi yang telah terdigitalisasi baru sekitar 906 koperasi atau 0,73 persen dari 123.000 koperasi aktif di Indonesia.
“Transformasi koperasi terhadap teknologi digital harus kita lakukan. Sekarang adalah era digital kita tidak mungkin keluar dari era ini. Semua sekarang sudah terhubung dalam ekosistem digital,” lanjut dia.
Digitalisasi koperasi menjadi instrumen bagi koperasi untuk meningkatkan pelayanan, transparansi, akuntabilitas sehingga masyarakat yang menjadi anggota koperasi dapat terlayani dengan optimal dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.
“Saat ini harus diakui koperasi masih dianggap jadul, tidak modern, layanan lambat, akuntabilitas buruk. Ini momentum kita membalik stigma itu, koperasi bisa tambil juga lebih hebat dari korporasi. Koperasi bisa menghadirkan kesejahteraan yang lebih baik,” tegasnya.
Lihat Juga :