PDAM Tirta Benteng Terapkan Sistem Pembayaran Nontunai

Jum'at, 20 November 2020 - 07:31 WIB
Melalui sistem cashless yang memudahkan ini diharapkan masyarakat tidak lagi menunda tagihan pembayaran airnya. Langkah ini dirasa cukup efektif dalam menekan angka tunggakan pembayaran yang ada selama ini. "Program ini sebenarnya sudah jalan lama. Kalau dengan pembayaran, ada beberapa yang mau kita kerja samakan juga, misalnya dengan BTN. Jadi kalau ada masyarakat bayar BTN bisa sekalian bayar air," jelasnya.

Kendati mendapat sambutan baik dan dirasa berhasil menggenjot tagihan pembayaran air masyarakat, nyatanya angka penunggak pembayaran hingga 2–3 bulan masih terjadi. (Baca juga: Menggagas Pengganti Terbaik UN)

Pihaknya pun tidak mau kalah strategi dalam menghadapi para pengutang itu. Mulai dari teguran ringan sampai ancaman penyegelan hingga penghentian saluran air pun dilakukan. Namun tetap saja ada yang nakal.

Kepada para penunggak itu, PDAM membuka satu loket khusus untuk pembayaran tagihan masyarakat. Loket ini hanya ada di kantor PDAM TB dan masih melayani uang tunai. "Sekarang kan eranya sudah cashless. Tapi kita ada loket di PDAM ini, untuk 65.000 pelanggan ini, kita hanya ada satu loket di PDAM untuk setoran tunai. Ini tetap kita sediakan terkait dengan tunggakan," katanya.

Kepada para penunggak, pihak PDAM TB pun tidak bisa mengambil sikap tegas. Alhasil rasio pendapatan PDAM TB pun mengalami peningkatan, dari yang 75–80% menjadi 92%. "Untuk pembayaran, kita ada rasio tagihan. Dengan kemudahan pembayaran itu, rasio pembayaran semakin besar. Dari yang hanya 75–80%, sekarang bisa sampai 92%. Pengutang pun semakin sedikit," ungkapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!