Anggota Dewan dan Staf Reaktif COVID-19, Gedung DPRD Jateng Ditutup
Selasa, 17 November 2020 - 12:01 WIB
Gedung DPRD Provinsi Jawa Tengah ditutup selama enam hari kedepan mulai Senin 16-21 November karena ada belasan anggota dewan dan staf reaktif COVID-19. Foto iNews TV/Kristadi
SEMARANG - Gedung DPRD Provinsi Jawa Tengah kembali ditutup karena ada belasan anggota dewan dan staf reaktif COVID-19 . Penutupan dilakukan selama enam hari kedepan mulai Senin 16-21 November yang meliputi lantai 2 hingga lantai 5 guna dilakukan penyemprotan desinfektan.
Kepala Sub Bagian Humas Sekretariat Dewan Provinsi Jawa Tengah Anif Maghfiroh mengatakan, penutupan dilakukan menyusul belasan anggota dewan staf dewan dan bagian humas terkonfirmasi positif COVID-19. (Baca: Mengintip Bilik Asmara untuk Pengungsi Merapi yang Ingin Berhubungan Intim)
“Hasil ini diperoleh usai dilakukan tes swab pasca kunjungan kerja di berbagai daerah. Bahkan ada dua anggota dewan dari Komisi A dan Komisi D yang sudah meninggal. Penutupan di lantai 2 hingga lantai 5 untuk mencegah penularan virus Corona,” kata Anif Maghfiroh, Selasa (17/11/2020).
Kepala Sub Bagian Humas Sekretariat Dewan Provinsi Jawa Tengah Anif Maghfiroh mengatakan, penutupan dilakukan menyusul belasan anggota dewan staf dewan dan bagian humas terkonfirmasi positif COVID-19. (Baca: Mengintip Bilik Asmara untuk Pengungsi Merapi yang Ingin Berhubungan Intim)
“Hasil ini diperoleh usai dilakukan tes swab pasca kunjungan kerja di berbagai daerah. Bahkan ada dua anggota dewan dari Komisi A dan Komisi D yang sudah meninggal. Penutupan di lantai 2 hingga lantai 5 untuk mencegah penularan virus Corona,” kata Anif Maghfiroh, Selasa (17/11/2020).
Lihat Juga :