Pemkot Solo Minta Warga Pilih Terima BST atau Bantuan Logistik
Minggu, 10 Mei 2020 - 19:45 WIB
Selain penerima BST, bantuan logistik dari Pemkot juga tidak akan diberikan kepada peserta Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Nontunai (BPNT), Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan program bantuan lain dari pemerintah pusat maupun Pemprov Jateng. Sebab, masih banyak warga terdampak COVID-19 yang belum menerima bantuan. Seperti pekerja yang terkena PHK atau tidak digaji, sampai tukang parkir yang pendapatannya menurun.
Sekretaris Daerah (Sekda) Solo Ahyani mengemukakan, sisa kuota bantuan logistik bisa diberikan kepada warga luar yang selama ini menetap di Solo. Usulan penerima tambahan sudah diterima Pemkot dari berbagai pihak. Seperti Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), maupun perangkat RT/RW.
"Yang masuk kriteria tambahan misalnya karyawan hotel dan restoran yang dirumahkan, tetapi tidak bisa pulang. Begitu pula karyawan pabrik. Bulan ini mereka akan mendapatkan bantuan sembako, jika belum masuk data penerima BST atau bantuan lain dari pemerintah pusat," katanya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Solo Ahyani mengemukakan, sisa kuota bantuan logistik bisa diberikan kepada warga luar yang selama ini menetap di Solo. Usulan penerima tambahan sudah diterima Pemkot dari berbagai pihak. Seperti Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), maupun perangkat RT/RW.
"Yang masuk kriteria tambahan misalnya karyawan hotel dan restoran yang dirumahkan, tetapi tidak bisa pulang. Begitu pula karyawan pabrik. Bulan ini mereka akan mendapatkan bantuan sembako, jika belum masuk data penerima BST atau bantuan lain dari pemerintah pusat," katanya.
(abd)
Lihat Juga :