Kades Tak Perlu Takut Gunakan Dana Desa untuk Tangani COVID-19
Minggu, 10 Mei 2020 - 17:15 WIB
"Jadi seluruh desa pada pencairan DD tahap pertama sudah dilakukan untuk padat karya tunai desa. Yang kedua DD digunakan untuk pencegahan dan penanganan Covid-19. Masing-masing desa menggunakannya untuk pembelian CTPS, hand santizer, penyemprotan disinfektan, dan pembentukan posko gugus Covid-19 yang berisi para relawan," katanya.
Sedangkan penggunaan dana desa yang ketiga, menurutnya, adalah untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa. "Untuk BLT DD ini masih dalam proses administrasi dan penyusunan mekanisme pelaksanaannya, petugas masih lembur mulai dari desa, kecamatan hingga Dinas PMD. Kami berharap mohon dukungannya agar situasi kondusif sehingga bisa berjalan dengan baik dalam rangka penanggulangan dampak pandemi COVID-19," katanya.
Selain sudah ada Posko COVID-19 di tiap-tiap desa, pihaknya juga berharap masyarakat menghidupkan kembali nilai-nilai kearifan lokal yang sudah mulai luntur.
"Seperti kearifan lokal gotong-royong. Apa yang kita lihat di sekitar, jika ada yang butuh pertolongan mari kita bantu. Mulai dari RT, RW, bapak-bapak, Ibu PKK, Dasa Wisma dan Karang Taruna bisa bergerak bersama memberikan pertolongan mulai dari lingkungan terkecil yang ada di sekitar kita. Semoga kita semua bisa meminimalisir dampak pandemi ini," katanya.
Sedangkan penggunaan dana desa yang ketiga, menurutnya, adalah untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa. "Untuk BLT DD ini masih dalam proses administrasi dan penyusunan mekanisme pelaksanaannya, petugas masih lembur mulai dari desa, kecamatan hingga Dinas PMD. Kami berharap mohon dukungannya agar situasi kondusif sehingga bisa berjalan dengan baik dalam rangka penanggulangan dampak pandemi COVID-19," katanya.
Selain sudah ada Posko COVID-19 di tiap-tiap desa, pihaknya juga berharap masyarakat menghidupkan kembali nilai-nilai kearifan lokal yang sudah mulai luntur.
"Seperti kearifan lokal gotong-royong. Apa yang kita lihat di sekitar, jika ada yang butuh pertolongan mari kita bantu. Mulai dari RT, RW, bapak-bapak, Ibu PKK, Dasa Wisma dan Karang Taruna bisa bergerak bersama memberikan pertolongan mulai dari lingkungan terkecil yang ada di sekitar kita. Semoga kita semua bisa meminimalisir dampak pandemi ini," katanya.
(abd)
Lihat Juga :