Sungguh Kejam, Sudah Dipaksa Nyabu Bocah Ini Disiksa jika Tidak Mencuri
Rabu, 11 November 2020 - 18:36 WIB
Ia mengaku sesekali juga dipaksa untuk mengkonsumsi sabu sebelum mengamen. Dengan tubuh meringkih, Rido hanya gemetar ketakutan mendapat perlakuan itu.
“Di sekitar Senen, aku dipukul di tempat gelap. Waktu itu aku disuruh maling, aku enggak mau, tapi abang itu mukul aku terus,” ucap Rido sembari perlihatkan tangannya yang memar.
Seusai dipukul membabi buta, pria dewasa yang berciri tato bintang di pelipis matanya ini memaksanya untuk ngelem. Di bawah ancaman, Rido kembali disiksa bersama Nabila dan Riki. (Baca juga: Komnas PA Desak Polres Jakarta Barat Usut Kasus Eksploitasi Anak)
Saat terkapar karena mabok, ketiganya malah ditinggalkan di kawasan Pasar Pagi. Di sanalah ketiganya bertemu petugas PPSU yang menyelamatkan mereka.
Hampir sebulan lamanya ketiga bocah malang itu ikut bersama pria yang tidak diketahui namanya itu. Mereka kerap kali dipaksa nyabu saat malam, dan disiksan jika menolak. “Aku enggak mau nyabu, aku mau sekolah,” timpal Riki.
“Di sekitar Senen, aku dipukul di tempat gelap. Waktu itu aku disuruh maling, aku enggak mau, tapi abang itu mukul aku terus,” ucap Rido sembari perlihatkan tangannya yang memar.
Seusai dipukul membabi buta, pria dewasa yang berciri tato bintang di pelipis matanya ini memaksanya untuk ngelem. Di bawah ancaman, Rido kembali disiksa bersama Nabila dan Riki. (Baca juga: Komnas PA Desak Polres Jakarta Barat Usut Kasus Eksploitasi Anak)
Saat terkapar karena mabok, ketiganya malah ditinggalkan di kawasan Pasar Pagi. Di sanalah ketiganya bertemu petugas PPSU yang menyelamatkan mereka.
Hampir sebulan lamanya ketiga bocah malang itu ikut bersama pria yang tidak diketahui namanya itu. Mereka kerap kali dipaksa nyabu saat malam, dan disiksan jika menolak. “Aku enggak mau nyabu, aku mau sekolah,” timpal Riki.
Lihat Juga :