Ada Sindikat Pemalsu Madu Asli Baduy Pakai Ampas Tebu Campur Glukosa

Rabu, 11 November 2020 - 13:36 WIB
Sebelum menjual madu palsu, MS merupakan seorang penjual mi ayam. Lantaran kebutuhan ekonomi, ia nekat menjual madu palsu. Dari penghasilannya itu, Ia membagi-bagi untuk pegawai dan kebutuhan sehari-hari. (BACA JUGA: Imbas Corona, Kawasan Wisata Suku Baduy Ditutup)

"Sebelum pandemi udah sudah menjual, baru 11 bulan, pegawai satu. Sebelumnya jual mie ayam. Tau beresiko buat kesehatan karena kebutuhan ekonomi pak," jelasnya.

MS ditangkap bersama satu pegawainya TM. Kini para tersangka harus mendekam dibalik jeruji penjara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Sementara itu, pengungkapan adanya produksi dan pengedaran madu palsu dibeberkan Banten

Terpisah, Uday Suhada yang merupakan pemerhati adat Baduy, mengaku sangat mengapresiasi langkah konkrit yang diambil Polda Banten. Sebab sindikat ini jelas telah mengeksploitasi Komunitas Adat Kanekes (Baduy).

Berdasarkan hasil investigasi yang cukup panjang, ditemukan berbagai fakta dan data yang menunjukkan adanya produksi dan peredaran madu palsu dengan membawa nama Komunitas Adat Baduy itu. Mengenai alat bukti dalam perkara ini tentu Pihak Polda Banten sudah mengantonginya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!