Pemotor Lawan Arus Dominasi Pelanggaran Lalulintas di Makassar

Selasa, 10 November 2020 - 17:39 WIB
Suasana lalulintas di salah satu ruas jalan di Kota Makassar, Senin (9/11/2020). Selama operasi Zebra pelanggaran didominasi pemotor yang lawan arus. Foto: SINDONews/Muchtamir Zaide
MAKASSAR - Penyelenggaraan Operasi Zebra 2020 di seluruh Indonesia sudah berakhir. Khusus di Kota Makassar pelanggaran masih didominasi pengendara melawan arus, meski begitu penindakan hanya dilakukan di awal-awal pelaksanaan operasi.

Kepala Urusan (Kaur) Pembinaan Operasional (Bin Ops) Satlantas Polrestabes Makassar , AKP Hartati mengatakan, selama dua pekan, mulai 29 Oktober hingga 8 November 2020 lalu, pelanggar umumnya dilakukan pengendara sepeda motor. (Baca Juga: Operasi Longgar, Balapan Liar Marak Hingga Aksi Ugal-ugalan di Jalanan Kota)



“Total sebanyak 25 pelanggar itu roda dua, yang kami tindaki di hari pertama, hari selanjutnya, kita ikut perintah bapak Kapolri. Paling banyak melawan arus. Itu dapat membahayakan si pengendaranya dan pengendara yang lainnya,” kata Hartati kepada SINDONews, Selasa (10/11).

Saat diperiksa, lanjut Hartati, para pelanggar umumnya tidak mampu memperlihatkan surat-surat kendaraan resmi. Alasannya pun beragam, mulai dari ketinggalan di rumah, ada pula berdalih terburu-buru beraktivitas. "Alasan klasik sebenarnya," imbuhnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!