Pentahelix Kunci Pengendalian Kasus COVID-19 di Jawa Timur

Senin, 09 November 2020 - 09:08 WIB
"Suksesnya proses menangani bencana, termasuk pandemi ini adalah bencana non alam, adalah dengan pendekatan pentahelix. Bagaimana kampus, media, masyarakat, privat sector dan juga pemerintah melakukan kerjasama agar semua nyekrup dalam satu langkah penanggulangan bencana," kata Khofifah, Senin (9/11/2020) pagi.

Dalam penguatan pentahelix ini, akhir pekan lalu, Sabtu (7/11/2020) pagi, Khofifah menyampaikan bahwa ia sempat gowes bersama para dokter, civitas akademika Fakultas Kedokteran (FK) Unair, termasuk dekan FK UNAIR bersama penyintas COVID-19, melakukan gowes bersama keliling Kota Surabaya dalam rangka sosialisasi 3M di rangkaian peringatan Dies Natalis ke-107 Fakultas Kedokteran Unair.

Dengan menempuh rute sepanjang 10 kilometer (km), dimulai dari FK Unair Jalan Prof. Moestopo, Gubernur Khofifah gowes menuju ke Pasar Karang Menjangan, Pasar Menur, dan Pasar Manyar. (Baca juga: Ada Pandemi COVID-19, 7.040 Balita di Surabaya Alami Stunting )

Disela-sela itu, rombongan gowes ini juga aktif membagi-bagikan masker dan hand sanitizer kepada masyarakat serta juga membagikan sembako kepada tukang becak, ojek online, PKL, petugas kebersihan dan masyarakat kurang mampu.

Bahkan, untuk lebih meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya protokol kesehatan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak, mantan Menteri Sosial RI itu singgah juga singgah di M Radio di Jalan Ngagel Jaya Utara. Melalui program Siaran Pagi, Khofifah mengabarkan situasi dan kondisi terkini COVID-19 di Jatim.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!