Tersengat Pandemi, Ini Strategi PT Darmi Bersaudara Tingkatkan Performa
Sabtu, 07 November 2020 - 14:40 WIB
Corporate Secretary PT Darmi Bersaudara, Gazali Hasan. Foto/SINDONews/Ali Masduki
SURABAYA - Sempat digoyang kasus hukum dan tersengat pandemi Covid-19 , kinerja PT Darmi Bersaudara Tbk malah melejit. Padahal, wabah yang melanda dunia ini membuat banyak bisnis mengalami kerugian dan bahkan banyak bangkrut.
Perusahaan penjualan kayu log dan produk kayu setengah jadi ini mengalami peningkatan sebesar 180% lebih bila diperhitungkan dari posisi pada Desember 2019. Perusahaan mencatat, sampai dengan akhir September 2020 (posisi Januari-September 2020) sudah berhasil melakukan penjualan sebanyak 373 kontainer. (Baca juga: Waspada, Seperti Ini Dampak Pandemi Terhadap Industri Asuransi Umum )
Corporate Secretary PT Darmi Bersaudara, Gazali Hasan, mengatakan pada 4 November 2020 lalu, pihaknya berhasil mengapalkan 460 kontainer, atau mengalami peningkatan sebesar 180% lebih bila diperhitungkan dari posisi pada Desember 2019. Kata Gazali, kinerja positif ditengah gemuruh kasus hukum dan pandemi itu tidak lepas dari kekompakan antara pemilik perusahaan dan karyawan. Bagaimana kekeluargaan dibangun didalam perusahaan.
Bahkan tidak ada pengurangan gaji ataupun PHK meskipun karyawan sudah tua maupun disabilitas. Mereka diberdayakan pada posisi yang sesuai kemampuan masing-masing. "Kita tunjukkan sama-sama, bahwa manajemen dan direksi tidak menyerah dalam menghadapi situasi sulit seperti ini," kata dia.
Perusahaan penjualan kayu log dan produk kayu setengah jadi ini mengalami peningkatan sebesar 180% lebih bila diperhitungkan dari posisi pada Desember 2019. Perusahaan mencatat, sampai dengan akhir September 2020 (posisi Januari-September 2020) sudah berhasil melakukan penjualan sebanyak 373 kontainer. (Baca juga: Waspada, Seperti Ini Dampak Pandemi Terhadap Industri Asuransi Umum )
Corporate Secretary PT Darmi Bersaudara, Gazali Hasan, mengatakan pada 4 November 2020 lalu, pihaknya berhasil mengapalkan 460 kontainer, atau mengalami peningkatan sebesar 180% lebih bila diperhitungkan dari posisi pada Desember 2019. Kata Gazali, kinerja positif ditengah gemuruh kasus hukum dan pandemi itu tidak lepas dari kekompakan antara pemilik perusahaan dan karyawan. Bagaimana kekeluargaan dibangun didalam perusahaan.
Bahkan tidak ada pengurangan gaji ataupun PHK meskipun karyawan sudah tua maupun disabilitas. Mereka diberdayakan pada posisi yang sesuai kemampuan masing-masing. "Kita tunjukkan sama-sama, bahwa manajemen dan direksi tidak menyerah dalam menghadapi situasi sulit seperti ini," kata dia.
Lihat Juga :