Status Gunung Merapi Siaga, Ratusan Warga di Magelang Mengungsi
Jum'at, 06 November 2020 - 19:01 WIB
Kepala Desa Krinjing Ismail mengatakan, warganya mengungsi lantaran jarak antara tempat tinggal mereka dengan puncak Gunung Merapi sekitar 5 kilometer. "Radius 5 kilometer masuk zona rawan bencana. Karena itu, warga yang tergolong kelompok rentan mengungsi terlebihdulu," ujarnya.
Sedangkan warga Desa Ngargomulyo yang mengungsi sebanyak 130 orang. Mereka mengungsi ke Desa Tamanagung, Kecamatan Muntilan. Sementara sebanyak 153 orang warga Desa Paten mengungsi ke Desa Mertoyudan dan Banyurojo, Kecamatan Mertoyudan.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Magelang Nanda Cahyadi Pribadi menjelaskan, jumlah pengungsi dimungkinkan masih bisa bertambah lantaran proses evakuasi masih berlangsung. "Warga yang dievakuasi diprioritaskan dari kelompok rentan," ujarnya.
Sementara itu, setelah penetapan peningkatan status aktivitas vulkanik Gunung Merapi dari waspada (level II) menjadi siaga (level III), warga yang bermukim di kawasan rawan bencana erupsi gunung teraktif di dunia tersebut meningkatkan kewaspadaan. Mereka melaksanakan jaga malam di lingkungan desa masing-masing.
Sedangkan warga Desa Ngargomulyo yang mengungsi sebanyak 130 orang. Mereka mengungsi ke Desa Tamanagung, Kecamatan Muntilan. Sementara sebanyak 153 orang warga Desa Paten mengungsi ke Desa Mertoyudan dan Banyurojo, Kecamatan Mertoyudan.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Magelang Nanda Cahyadi Pribadi menjelaskan, jumlah pengungsi dimungkinkan masih bisa bertambah lantaran proses evakuasi masih berlangsung. "Warga yang dievakuasi diprioritaskan dari kelompok rentan," ujarnya.
Sementara itu, setelah penetapan peningkatan status aktivitas vulkanik Gunung Merapi dari waspada (level II) menjadi siaga (level III), warga yang bermukim di kawasan rawan bencana erupsi gunung teraktif di dunia tersebut meningkatkan kewaspadaan. Mereka melaksanakan jaga malam di lingkungan desa masing-masing.
(shf)
Lihat Juga :