Merapi Status Siaga, 10 Penambangan di Sungai Gendol Ditutup

Jum'at, 06 November 2020 - 16:21 WIB
Pengendara melintas di Dam Bronggang, Argomulyo, Cangkringan, Sleman, yang menjadi aliran Sungai Gendol, Jumat (6/11/2020). Foto/SINDOnews/Priyo Setyawan
SLEMAN - Kenaikan status Gunung Merapi dari waspada (level) II ke siaga (level) II langsung direspons Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman .

Selain menyiapkan barak pengungsian, Pemkab Sleman juga dengan menutup aktivitas penambangan pasir, di aliran sungai yang berhulu di Merapi. Penutupan penambangan itu mulai berlaku Jumat (6/11/2020). (Baca juga: Sleman Tetapkan Darurat Bencana, Jarak 5 Km dari Gunung Merapi Harus Kosong )



Panewu Cangkringan, Sleman, Suparmono, mengatakan, dengan adanya peningkatan status Merapi dari waspada ke siaga, sejak Kamis (5/11/2020), maka seluruh aktivitas penambangan di lereng Merapi, terutama di aliran Sungai Gendol dan Kuning yang jaraknya kurang dari 5 kilometer (km) tutup mulai Jumat (6/11/2020). Sedangkan yang ada di bawah masih buka. (Baca juga: Pemkab Klaten Hentikan Aktivitas Budidaya Daerah Zona Bencana Merapi )

“Penutupan ini sesuai dengan anjuran dari BPPTKG,” kata Suparmono di sela-sela kerja bakti pembersihan barak pengungsian Glagaharjo, Cangkringan, Sleman, Jumat (6/11/2020).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!