Sleman Tetapkan Darurat Bencana, Jarak 5 Km dari Gunung Merapi Harus Kosong

Kamis, 05 November 2020 - 18:17 WIB
loading...
Sleman Tetapkan Darurat...
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menaikkan status aktivitas Gunung Merapi dari level II (waspada) menjadi level III atau Siaga, Kamis (5/11/2020). Foto BPPTKG Yogyakarta
A A A
SLEMAN - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menaikkan status aktivitas Gunung Merapi dari level II (waspada) menjadi level III atau Siaga, Kamis (5/11/2020), pukul 12.00 WIB. Pemkab Sleman langsung melakukan rapat koordinasi lintas sektor membahas langkah yang diambil dengan kenaikan status tersebut di ruang rapat bupati Pemkab Sleman. Rapat dipimpin Sekda Sleman Harda Kiswaya dan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman Joko Supriyanto.

(Baca dulu : Melancong Ke Portugal, Menginapnya di Hotel Milik Ronaldo Saja! )

Sekda Sleman Harda Kiswaya mengatakan, rakor ini sebagai langkah bagaimana memberikan perlindungan kepada masyarakat terdampak bencana erupsi Merapi. Satu di antaranya menetapkan Sleman darurat bencana Merapi. (Baca: Status Merapi Meningkat Level 3, Pemkab Sleman Gelar Rakor Penanganan)

“Kenapa harus darurat Merapi, selain untuk melindungi masyarakat dengan baik, juga dari sisi pendanaan bisa mengeser APBD,” kata Harda, Kamis (5/11/2020).

Dalam data yang dimiliki Pemkab Sleman, tercatat Pemkab Sleman masih memiliki Rp32 miliar dana cadangan yang akan digunakan untuk penanganan Merapi sekaligus COVID-19 hingga 31 Desember 2020. (Bisa diklik: Merapi Naik Status Jadi Siaga, BPBD Boyolali Siapkan 100.000 Masker)

Hal lainnya yaitu dengan menyiapkan sarana dan prasarana. Terutama di masa pandemi ini, ada dua yang menjadi perhatian, pertama bagaimana tidak menjadi klaster baru dan kedua antisipasi dengan adanya darurat Merapi ini tidak menimbulkan gangguan kesehatan di masyarakat. Sehingga ini yang perlu di antisipasi.

“Selain itu, jaringan internet di tiap balai kelurahan sudah siap. Wifi internet di pengungsian, akan ditambah kualitasnya bila anak-anak pengungsi ada yang mengikuti sekolah daring,” paparnya.

(Baca juga : Sedih, Honda Buat Honda Jazz Edisi Perpisahan untuk Australia )

Kepala Pelaksana BPBD Sleman Joko Supriyanto menambahkan sebagai langkah untuk penanganan erupsi Merapi ini, pemkab sudah memiliki rekontijensi bencana Merapi. Di dalamnya sudah mengatur langkah apa yang dilakukan saat bencana erupsi. Seperti barak untuk pengungsi dan sarapa prasana apa saja yang harus dipersiapkan.

“Untuk jarak aman sejauh 5 Km, saat ini tempat wisata yang berada di kawasan Merapi sudah dibatasi. Seperti Klangon, Turgo, Kaliadem atau bunker ditutup. Termasuk kelompok rentan dan ternak juga perlu diungsikan lebih awal,” tambahnya.

Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman Arip Praman mengatakan, pihaknya bertugas mengamankan jalur evakuasi. Di antaranya jalur evakuasi, yang berada di sekitar pasar Butuh (perbatasan Sleman-Klaten) tidak boleh dilewati truk penambang. Jalur itu selama ini sering digunakan untuk dilewati truk penambang. Truk akan dalihkan di luar jalur ini. Sedangkan transportasi orang akan diprioritaskan.

“Kami juga sudah siapkan penerangan utama untuk masuk wilayah ke barak pengungsian Glagaharjo,” tandasnya.
(sms)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gunung Marapi Meletus...
Gunung Marapi Meletus Pagi Ini, Abu Vulkanik Menjulang Tinggi
Gunung Dukono Meletus,...
Gunung Dukono Meletus, Luncurkan Abu Vulkanik 1,9 Km
Dentuman Keras Iringi...
Dentuman Keras Iringi Erupsi Gunung Marapi, Warga Berhamburan Keluar Rumah
3 Gerbong di Stasiun...
3 Gerbong di Stasiun Tugu Ternyata Dibakar, Motif Pelaku Terungkap
Ceramah di Masjid UGM...
Ceramah di Masjid UGM Dipadati Ribuan Jemaah, Anies Baswedan Selalu Dinanti
Gunung Marapi Meletus,...
Gunung Marapi Meletus, Warga: Dentuman Keras dan Api Terlihat di Puncak
Masjid Jogokariyan Bagikan...
Masjid Jogokariyan Bagikan 3.500 Porsi Takjil Gratis Setiap Hari, Dana Capai Rp1,5 Miliar
Pemuda Muhammadiyah...
Pemuda Muhammadiyah Gelar Pelatihan Nasional Dai Muda Penggerak Desa di Yogyakarta
Gunung Marapi Meletus,...
Gunung Marapi Meletus, Abu Vulkanik Hujani Tanah Datar
Rekomendasi
Pantau Arus Balik Lebaran,...
Pantau Arus Balik Lebaran, Budi Gunawan Ziarah ke Makam Bung Karno
Polisi Terapkan One...
Polisi Terapkan One Way Tol Kalikangkung - Brebes
Ranking FIFA Timnas...
Ranking FIFA Timnas Futsal Indonesia Meroket: Posisi 21 Dunia, Top 4 Asia!
Berita Terkini
Wartawan Ditemukan Tewas...
Wartawan Ditemukan Tewas di Hotel Kebon Jeruk, Wajah dan Badannya Lebam
2 jam yang lalu
Berkedok Pengobatan,...
Berkedok Pengobatan, Guru Silat Asal Wonogiri Cabuli 7 Muridnya
3 jam yang lalu
Open House, Bupati Kendal...
Open House, Bupati Kendal Kenakan Dress Populer KSFW 2025
3 jam yang lalu
Identitas Sekeluarga...
Identitas Sekeluarga Tewas Tertimbun Longsor di Cangar Mojokerto
4 jam yang lalu
Arus Balik, Lonjakan...
Arus Balik, Lonjakan Kendaraan dari Garut-Tasik Menuju Bandung Meningkat
5 jam yang lalu
Aksi Polisi Joget saat...
Aksi Polisi Joget saat Atur Lalu Lintas One Way di Jalur Gentong Tasikmalaya
6 jam yang lalu
Infografis
5 Manfaat Salat Tarawih...
5 Manfaat Salat Tarawih bagi Kesehatan yang Harus Diketahui
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved