Klaim Kumuh 0 Persen, Data yang Disampaikan Eri saat Debat Ngawur
Kamis, 05 November 2020 - 11:19 WIB
Bahkan, ada sejumlah warga yang tinggal di makam Pegirian. Mereka terpaksa seperti itu karena tidak punya tempat tinggal yang layak. Lebih miris lagi, lebih dari 10 ribu warga yang tidak punya jamban. Buang hajat di sungai. (Baca: Kapolda Sulut Tegaskan Netralitas Polri Dalam Pilkada Serentak 2020).
Soal adanya kekumuhan itu juga dibenarkan Ibnu Shobir Anggota Komisi D DPRD Surabaya. Masih banyak kawasan kumuh yang tidak tersentuh. ”Salah satu program mengatasi kawasan kumuh adalah perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu),” kata Shobir.
"Data 2019, pemkot memperbaiki 1.090 Rutilahu menggunakan dana APBD. Di tahun 2020 juga direncanakan 463 rumah diperbaiki. Itu menunjukkan kawasan kumuh di 2020 tidak 0% karena belum tuntas semua terselesaikan," imbuh anggota dewan dari Fraksi PKS itu. (Baca: Polisi Bekuk Perampok Spesialis Minimarket di Purwakarta).
Shobir berharap, ditahun mendatang, saat kondisi perekonomian sudah rebound dari COVID-19, Pemkot Surabaya bisa lebih perhatian pada penanganan kawasan kumuh. Tempat tinggal yang kumuh, sangat berpengaruh pada kesehatan fisik dan mental warga yang tinggal di sana. Baik warga dewasa, apalagi anak-anak.
Soal adanya kekumuhan itu juga dibenarkan Ibnu Shobir Anggota Komisi D DPRD Surabaya. Masih banyak kawasan kumuh yang tidak tersentuh. ”Salah satu program mengatasi kawasan kumuh adalah perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu),” kata Shobir.
"Data 2019, pemkot memperbaiki 1.090 Rutilahu menggunakan dana APBD. Di tahun 2020 juga direncanakan 463 rumah diperbaiki. Itu menunjukkan kawasan kumuh di 2020 tidak 0% karena belum tuntas semua terselesaikan," imbuh anggota dewan dari Fraksi PKS itu. (Baca: Polisi Bekuk Perampok Spesialis Minimarket di Purwakarta).
Shobir berharap, ditahun mendatang, saat kondisi perekonomian sudah rebound dari COVID-19, Pemkot Surabaya bisa lebih perhatian pada penanganan kawasan kumuh. Tempat tinggal yang kumuh, sangat berpengaruh pada kesehatan fisik dan mental warga yang tinggal di sana. Baik warga dewasa, apalagi anak-anak.
(nag)
Lihat Juga :