Unggul di Survei Poltracking, Elektabilitas Mulyadi-Ali Mukhni 49,5%
Rabu, 04 November 2020 - 16:05 WIB
"Pemilih merahasiakan jawaban 2,2% dan undecided voters 3,7%. Model pertanyaan dengan responden mencoblos simulasi surat suara mempunyai validasi jawaban lebih baik dibandingkan jawaban responden yang disampaikan kepada interviewer survei," kata Masduri, Manager Riset Poltracking Indonesa dalam keterangan tertulis, Rabu (4/11/2020).
Pada temuan survei itu juga, Masduri menambahkan bahwa masyarakat Sumbar menjatuhkan pilihan lebih melihat figur kandidat. Dan itu jauh lebih tinggi dari faktor partai politik.
"Pada aspek preferensi pemilih, mayoritas pemilih di Sumatera Barat memilih calon Gubernur dan Wakil Gubernur didasarkan pada pertimbangan karena figur calon Gubernur/Wakil Gubernurnya secara personal (pribadi) 64,7%, kemudian karena partai politik pengusungnya 13,1% dan karena figur tokoh partai/pimpinan partai 11,3%," jelasnya.
Masduri menambahkan, tingkat elektabiltas tersebut tidak akan jauh berubah hingga hari pencoblosan nanti. Hal itu didasari sudah kecilnya pemilih yang merahasiakan pilihannya dan yang belum menentukan pilihan. Kecuali ada peristiwa politik besar yang betul-betul mengguncang.
"Melihat undecided voters dan swing voters sudah kecil dan waktu pelaksanaan Pilkada Sumatera Barat sekitar satu bulan lagi, kemungkinan besar tidak akan ada perubahan politik yang signifikan," ucapnya.
Pada temuan survei itu juga, Masduri menambahkan bahwa masyarakat Sumbar menjatuhkan pilihan lebih melihat figur kandidat. Dan itu jauh lebih tinggi dari faktor partai politik.
"Pada aspek preferensi pemilih, mayoritas pemilih di Sumatera Barat memilih calon Gubernur dan Wakil Gubernur didasarkan pada pertimbangan karena figur calon Gubernur/Wakil Gubernurnya secara personal (pribadi) 64,7%, kemudian karena partai politik pengusungnya 13,1% dan karena figur tokoh partai/pimpinan partai 11,3%," jelasnya.
Masduri menambahkan, tingkat elektabiltas tersebut tidak akan jauh berubah hingga hari pencoblosan nanti. Hal itu didasari sudah kecilnya pemilih yang merahasiakan pilihannya dan yang belum menentukan pilihan. Kecuali ada peristiwa politik besar yang betul-betul mengguncang.
"Melihat undecided voters dan swing voters sudah kecil dan waktu pelaksanaan Pilkada Sumatera Barat sekitar satu bulan lagi, kemungkinan besar tidak akan ada perubahan politik yang signifikan," ucapnya.
Lihat Juga :