Tekan Inflasi, Pemprov Babel Bantu Petani Bawang Merah
Selasa, 03 November 2020 - 08:16 WIB
"Sejak tahun 2018, Bangka Tengah telah ditetapkan sebagai sentra bawang merah oleh Kementerian Pertanian RI. Kami akan terus mendukung dan melakukan pendampingan kepada para perani bawang merah, serta memberikan bantuan-bantuan ke petani," ungkapnya.
Gubernur Erzaldi menilai potensi bawang merah di Babel sangat besar. Harapannya, ke depan akan muncul sentra bawang yang lebih luas agar pemerintah dapat terus bisa menggulirkan dukungan yang lebih besar lagi. (Baca juga: Video Mesum Mirip Dirinya Viral, Ketua PDIP Pangkep: Itu Bukan Saya)
"Minimal lahan ini dapat diperluas sampai 25 ha sehingga, memungkinkan bagi kami untuk memberi bantuan berupa alat-alat pertanian juga sistem irigasi," ungkapnya.
Tidak lupa, Gubernur Erzaldi juga mengajak masyarakat untuk berinovasi memanfaatkan komoditas bawang merah menjadi salah satu oleh-oleh khas dari Desa Lubuk Besar. (Baca juga: Butuh Uang, Pembantu Rumah Tangga Gasak Ikan Arwana Milik Majikan)
"Kami harap petani dengan didampingi penyuluh menggunakan strategi waktu tanam agar harganya tetap tinggi. Selain itu, komoditas ini juga dapat dimanfaatkan sebagai salah satu produk UMKM dari Desa Lubuk Besar, misalnya diolah menjadi bawang goreng yang nilai jualnya pasti lebih tinggi," ujarnya.
Gubernur Erzaldi menilai potensi bawang merah di Babel sangat besar. Harapannya, ke depan akan muncul sentra bawang yang lebih luas agar pemerintah dapat terus bisa menggulirkan dukungan yang lebih besar lagi. (Baca juga: Video Mesum Mirip Dirinya Viral, Ketua PDIP Pangkep: Itu Bukan Saya)
"Minimal lahan ini dapat diperluas sampai 25 ha sehingga, memungkinkan bagi kami untuk memberi bantuan berupa alat-alat pertanian juga sistem irigasi," ungkapnya.
Tidak lupa, Gubernur Erzaldi juga mengajak masyarakat untuk berinovasi memanfaatkan komoditas bawang merah menjadi salah satu oleh-oleh khas dari Desa Lubuk Besar. (Baca juga: Butuh Uang, Pembantu Rumah Tangga Gasak Ikan Arwana Milik Majikan)
"Kami harap petani dengan didampingi penyuluh menggunakan strategi waktu tanam agar harganya tetap tinggi. Selain itu, komoditas ini juga dapat dimanfaatkan sebagai salah satu produk UMKM dari Desa Lubuk Besar, misalnya diolah menjadi bawang goreng yang nilai jualnya pasti lebih tinggi," ujarnya.
(boy)
Lihat Juga :