Aktivis Kritik Pelaksanaan Debat Kandidat Pilkada Pangkep

Minggu, 01 November 2020 - 23:01 WIB
"Debat ini penting bagi pemilih untuk tahu visi misi dan kualitas masing-masing calon. Dengan live streaming, banyak yang tidak bisa melihat debat," kata Ansar, Minggu (1/11/2020).

Selain menyoroti pelaksanaan debat dengan live streaming, PMII juga menilai metode debat KPU Pangkep tidak maksimal dalam memberi kesempatan kepada calon untuk mengeksplorasi gagasan. "Kesannya sekadar seremoni saja, sekadar menjalankan tahapan pemilukada saja," ucapnya.

"Semoga di debat kedua nanti bisa lebih baik dan bisa diakses masyarakat luas," ujarnya.

Sementara itu aktivis perempuan, Hania mengatakan, live streaming bukan satu-satunya cara untuk menyiarkan debat agar mudah diakses masyarakat. Ia meminta KPU Pangkep tidak lupa, bahwa Kabupaten Pangkep memiliki wilayah terpencil di pegunungan dan kepulauan terluar.

"Untuk wilayah daratan masih besar kemungkinan untuk menjangkaunya itupun bagi yang memang menunggu debat ini, sementara untuk kepulauan terluar dan pegunungan saya pastikan tidak bisa menjangkau, melihat dan mengakses debat kandidat tersebut," kata Hania.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!