Pasien Positif Corona di Jatim 499 Orang, Separuh Dari Surabaya
Rabu, 15 April 2020 - 22:42 WIB
Total saat ini yang sembuh di Jatim mencapai 86 orang atau setara 17,23 persen. Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) mencapai 1.621 pasien, tapi yang diawasi sebanyak 977 pasien. Serta, 15.326 berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP). Namun yang masih dipantau sejumlah 7.855 orang.
Sementara itu, Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan menambahkan, pihaknya akan melakukan patroli dan penyemprotan desinfektan terhadap wilayah zona merah. Terutama di Surabaya.
Di Surabaya, zona merah salah satunya di kawasan Jalan Demak. Diketahui, di kawasan ini merupakan yang pertama kali ditemukan pasien positif virus corona. Penyemprotan dilakukan oleh tim dengan jumlah sebanyak 60 orang. "Dalam penyemprotan, tim ini dilengkapi dengan APD (alat pelindung diri)," katanya.
Jenderal polisi bintang dua ini mengatakan, satu-satunya cara untuk menghentikan penyebaran Covid-19 ini adalah tinggal di rumah. Selain itu harus rajin cuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Kalaupun keluar rumah, diwajibkan mengenakan masker. "Biarlah tim kami yang melakukan penyemprotan, penjagaan dan lain sebagainya masyarakat diminta tetap di rumah," pungkas Luki.
Sementara itu, Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan menambahkan, pihaknya akan melakukan patroli dan penyemprotan desinfektan terhadap wilayah zona merah. Terutama di Surabaya.
Di Surabaya, zona merah salah satunya di kawasan Jalan Demak. Diketahui, di kawasan ini merupakan yang pertama kali ditemukan pasien positif virus corona. Penyemprotan dilakukan oleh tim dengan jumlah sebanyak 60 orang. "Dalam penyemprotan, tim ini dilengkapi dengan APD (alat pelindung diri)," katanya.
Jenderal polisi bintang dua ini mengatakan, satu-satunya cara untuk menghentikan penyebaran Covid-19 ini adalah tinggal di rumah. Selain itu harus rajin cuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Kalaupun keluar rumah, diwajibkan mengenakan masker. "Biarlah tim kami yang melakukan penyemprotan, penjagaan dan lain sebagainya masyarakat diminta tetap di rumah," pungkas Luki.
(eyt)
Lihat Juga :