Pertahankan Kabupaten Sehat,Bekasi Bangun 488 Toilet di Gedung Sekolah Dasar
Minggu, 01 November 2020 - 13:23 WIB
Salah satu upaya untuk mewujudkan komitmen tersebut di antaranya dengan mengubah perilaku hidup sehat di lingkungan sekolah. Melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan 2020, Pemkab Bekasi mengalokasikan pembangunan toilet secara massal di setiap sekolah dasar maupun menengah pertama.
Berdasarkan data Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, terdapat 488 toilet yang dibangun di setiap sekolah dengan anggaran mencapai Rp98 miliar. Ditargetkan, pembangunan toilet secara massal ini selesai pada pertengahan Desember tahun ini.
”Jadi ini sebagai salah satu bentuk komitmen pemerintah mendukung program KKS atau kabupaten kota sehat. Totalnya ada 488 sekolah yang WC atau toiletnya dibangun, tersebar di 23 kecamatan,” kata Kepala Bidang Bangunan Negara Benny Sugiarto Prawiro.
Menurut dia, pembangunan toilet ini dilakukan dengan menerapkan konsep adaptasi kebiasaan baru. Di setiap sekolah nantinya akan dibangun dua ruang toilet, dua unit urinoar, tempat wudu dan tujuh wastafel.
”Sebanyak lima wastafel di antaranya mengusung konsep new normal dengan menggunakan mekanisme keran injak. Wastafel ini bukan cuma dipasang di toilet tapi jg di sekitar area sekolah. Jadi sebelum masuk sekolah, para siswa cuci tangan dulu,” ucap dia.
Berdasarkan data Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, terdapat 488 toilet yang dibangun di setiap sekolah dengan anggaran mencapai Rp98 miliar. Ditargetkan, pembangunan toilet secara massal ini selesai pada pertengahan Desember tahun ini.
”Jadi ini sebagai salah satu bentuk komitmen pemerintah mendukung program KKS atau kabupaten kota sehat. Totalnya ada 488 sekolah yang WC atau toiletnya dibangun, tersebar di 23 kecamatan,” kata Kepala Bidang Bangunan Negara Benny Sugiarto Prawiro.
Menurut dia, pembangunan toilet ini dilakukan dengan menerapkan konsep adaptasi kebiasaan baru. Di setiap sekolah nantinya akan dibangun dua ruang toilet, dua unit urinoar, tempat wudu dan tujuh wastafel.
”Sebanyak lima wastafel di antaranya mengusung konsep new normal dengan menggunakan mekanisme keran injak. Wastafel ini bukan cuma dipasang di toilet tapi jg di sekitar area sekolah. Jadi sebelum masuk sekolah, para siswa cuci tangan dulu,” ucap dia.
Lihat Juga :