Usai Bawa Jenazah Ibu Kandung Naik Motor, Pelaku Pinjam Cangkul untuk Gali Makam
Jum'at, 30 Oktober 2020 - 18:07 WIB
Sut saat membawa jenazah ibunya dengan sepeda motor yang menggegerkan warga Boyolali. Foto/Tangkapan Layar
BOYOLALI - Aksi Sut (50) membawa jenazah ibunya yang diletakkan di atas beronjong dan dinaikkan sepeda motor mengagetkan warga Desa Kedunglengkong, Kecamatan Simo, Boyolali . Oleh Sut, jenazah Ginem Suharti (80) semula akan dimakamkan di pekarangan rumah. (Baca juga: Viral Jenazah Dibonceng Motor di Boyolali, Berikut Kronologisnya)
Kapolsek Simo AKP Sunoto mengatakan, Sut bermaksud memakamkan jenazah di tempat asal ibunyanya di Dukuh Selorejo, Desa Kedunglengkong, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali. Sebelum meninggal, Ginem Suharti dirawat oleh dua anaknya, Sut dan Sri Suyamti yang sama tingggal di Dukuh Bantulan, Desa Jembungan, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali. Kakak beradik ini rumah tinggalnya bersebelahan. (Baca juga: Viral Jenazah Dibungkus Jarik dan Dibonceng Sepeda Motor di Boyolali)
Ketika Ginem Suharti meninggal, Sri Suyamti, sedang bekerja di luar. Sut tidak memberitahu kakaknya ketika ibunya meninggal meski rumah keduanya berdekatan. “Setelah mayat dibawa ke Simo, kakaknya baru dikhabari oleh istrinya pelaku,” kata AKP Sunoto kepada SINDOnews, Jumat (30/10/2020). Sebelum meninggal dunia, Ginem Suharti sebenarnya tinggal sendirian Dukuh Selorejo, Desa Kedunglengkong, Kecamatan Simo, Boyolali.
Satu anaknya tinggal di Kecamatan Sambi, dan dua lainnya di Kecamatan Banyudono (kawasan Pengging). Sementara setelah membawa jenazah ibunya ke tempat asal usulnya di Dukuh Selorejo, Desa Kedunglengkong, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali, Sut meminjam cangkul di tempat Pak Tamami yang masih saudara dengan ibunya tersebut.
Kapolsek Simo AKP Sunoto mengatakan, Sut bermaksud memakamkan jenazah di tempat asal ibunyanya di Dukuh Selorejo, Desa Kedunglengkong, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali. Sebelum meninggal, Ginem Suharti dirawat oleh dua anaknya, Sut dan Sri Suyamti yang sama tingggal di Dukuh Bantulan, Desa Jembungan, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali. Kakak beradik ini rumah tinggalnya bersebelahan. (Baca juga: Viral Jenazah Dibungkus Jarik dan Dibonceng Sepeda Motor di Boyolali)
Ketika Ginem Suharti meninggal, Sri Suyamti, sedang bekerja di luar. Sut tidak memberitahu kakaknya ketika ibunya meninggal meski rumah keduanya berdekatan. “Setelah mayat dibawa ke Simo, kakaknya baru dikhabari oleh istrinya pelaku,” kata AKP Sunoto kepada SINDOnews, Jumat (30/10/2020). Sebelum meninggal dunia, Ginem Suharti sebenarnya tinggal sendirian Dukuh Selorejo, Desa Kedunglengkong, Kecamatan Simo, Boyolali.
Satu anaknya tinggal di Kecamatan Sambi, dan dua lainnya di Kecamatan Banyudono (kawasan Pengging). Sementara setelah membawa jenazah ibunya ke tempat asal usulnya di Dukuh Selorejo, Desa Kedunglengkong, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali, Sut meminjam cangkul di tempat Pak Tamami yang masih saudara dengan ibunya tersebut.
Lihat Juga :