Hampura Akang Teteh, 27 Orang Reaktif Rapid Test Otoritas Bandara Husein Bandung Dipulangkan

Jum'at, 30 Oktober 2020 - 16:05 WIB
"Setelah calon penumpang pergi, kami langsung melakukan penyemprotan desinfektan ke tempat tempat yang sebelumnya dipakai atau diduduki. Tempat tersebut kami pastikan steril," beber dia.

Secara rata-rata, kata Iwan, tak lebih dari 2% penumpang yang dipulangkan karena reaktif untuk periode tertentu. Artinya, secara jumlah sangat sedikit. Sehingga, penumpang tidak perlu cemas atas kondisi di bandara.

Di Bandara Husein Sastranegara Bandung, AP 2 juga memasang thermal detektor untuk memastikan suhu tubuh penumpang. Pintu masuk bandara tidak akan terbuka bila suhu tubuh calon penumpang terdeteksi di atas 37,5 derajat celcius. (BACA JUGA: Okupansi Pesawat di Bandara Husein Sastranegara Naik 50%, Maskapai Tambah Extra Flight)

"Misalnya rapid dinyatakan negatif tetapi tidak bisa masuk karena suhu di atas 37,5 derajat celcius, maka petugas akan melakukan cek lanjutan, seperti cek oksigen dan tes kesehatan lainnya. Kalau baik, dia diperbolehkan melanjutkan penerbangan," imbuh dia.

Otoritas bandara juga menyiapkan handsanitizer otomatik di beberapa titik. Memasang tanda jaga jarak, serta lift tanpa sentuh.
(vit)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!