Kasus COVID-19 Pertama di Agam, 5 Petugas Puskesmas Dinyatakan Positif

Jum'at, 08 Mei 2020 - 10:46 WIB
"Dua hari lalu seorang warga dinyatakan positif COVID-19, berinisal DD wanita 50 tahun profesi tenaga medis Puskesmas Kecamatan Baso, lalu bertambah satu orang lagi dinyatakan positif inisial MZ wanita 44 tahun tenaga medis Puskesmas Kecamatan Canduang. Keduanya sudah dirawat di RS di Kota Padang. Seorang tenaga medis Agam lainnya inisial FA 31 tahun wanita tenaga medis Puskesmas Baso sudah 2 kali tes swab dengan hasil inklusif atau hasil ragu-ragu tidak meyakinkan sehingga harus tes swab yang ketiga semoga negatif," kata Rifki dalam keterangan pers yang diunggah di media sosial resminya.

Sementara paska terungkapnya kasus positif COVID-19 perdana di Agam, maka Bupati Agam Indra Catri menutup layanan Puskesmas yang tenaga medisnya terpapar, dan hanya membuka unit instalasi gawat darurat (IGD) sesuai protokol COVID-19. Penutupan itu sambil menunggu hasil tracking riwayat kontak pasien serta membawa pasien ke rumah sakit rujukan untuk dirawat.

Hingga Jumat (8/5/2020), sudah 9 orang dinyatakan positif COVID-19 di Agam. Selain 5 tenaga medis, 4 orang lainnya yakni warga dengan beragam profesi. Data tersebut merupakan hasil tracking dari pasien dalam pengawasan (PDP) berinisial AG, warga Koto Baru, Baso.

Sedangkan 25 orang dinyatakan negatif dan selebihnya (18 orang) dinyatakan inkonklusif dan invalid perlu diulang. Bupati menyebutkan bahwa penyebaran virus Corona yang terungkap ini berkaitan dengan budaya dan kebiasaan masyarakat, seperti kumpul-kumpul serta majelis taklim yang melibatkan banyak orang.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!