Kisah Gadis Cantik Berhijab yang Jadi Pejuang COVID-19 Bersama AGD Dinkes DKI

Selasa, 27 Oktober 2020 - 06:31 WIB
Salah satu anggota AGD Dinkes DKI Garda Bencana Pungki Stephani. SINDOnews/Komaruddin Bagja Arjawinangun
JAKARTA - Pandemi COVID-19 belum berakhir dan setiap hari di Ibu Kota ratusan orang terpapar virus asal Wuhan, China itu. Di balik pelayanan medis yang prima, terdapat sosok tangguh pejuang COVID-19 dari tenaga medis Ambulans Gawat Darurat (AGD) Dinkes DKI Jakarta.

Salah satu anggota AGD Dinkes DKI Garda Bencana Pungki Stephani menceritakan perjuangannya dalam melayani pasien COVID-19. Gadis cantik berhijab itu harus bertahan dalam gerahnya baju Hazmat dan Alat Pelindung Diri (APD). Kacamata Google, masker dan kaca pelindung wajah (faceshield) tak lupa dipasang. (Baca juga; PSBB Transisi Jakarta Harus Didukung Daerah Penyangga )



Pungki dibantu rekannya saat hendak memakai APD. Setelah semua dipakai, rekan kerja Pungki nampak membantu memasangkan plastik pembungkus agar virus COVID-19 tak masuk dari celah pergelangan tangan. Belum cukup sampai di situ, Pungki dan rekannya sesama personel AGD Dinkes DKI Jakarta harus bersiaga apabila ada tugas memanggil.

Di balik suara riuh strobo ambulans, dia berangkat menuju rumah pasien COVID-19. Ketika orang-orang menjauh, Pungki dan tim AGD Dinkes tetap sabar dalam menjalankan tugasnya yakni menjemput serta memberikan pertolongan. (Baca juga; Libur Panjang ke Puncak, Wisatawan Bakal Dirapid Test Massal )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!