2021, Kabupaten Bekasi Terapkan Pengelolaan Sampah Teknologi RDF
Senin, 26 Oktober 2020 - 23:04 WIB
Jika Perda tersebut sudah disahkan, maka inovasi pengelolaan persampahan dengan teknologi RDF bisa segera diterapkan. Peno menyadari, bahwa sejak tahun 1994, pengelolaan sampah di TPS Burangkeng tak ada perkembangan. Bahkan, sudah bisa dikatakan kondisi overload dimana saat ini sampah rumah dalam satu hari mencapai 2000 ton.
Jumlah itu berbanding terbalik dengan sumber daya manusia. Sebab, dalam satu hari pihaknya hanya dapat mengangkut sampah sebanyak 600 ton per hari dengan jumlah armada truk 130. “Karena itu banyak TPS (Tempat Pembuangan Sampah) liar yang tersebar di beberapa titik wilayah kami,” ungkapnya.
Kabid Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Abdul Hamid menambahkan, selain SDM yang kurang teknologi sampah belum dapat kembangkan karena Kabupaten Bekasi belum mempunyai Perda. Sejauh ini, baru Perbup (Peraturan Bupati)Nomor 53 Tahun 2017 yang mengikat.
Sehingga, kata dia, peraturan itu hanyahanya mancakup skup kecil berskala makro. Contoh kecilnya pihak swasta dari perumahan buang ke TPA. (Baca juga: Tangerang Uji Coba Sumber Energi Terbarukan Biomassa dari Sampah )
“Pengelolaan kita tidak ada, jadi sampah hanya di tumpuk saja sejak dulu dan membuat tumpukan sampah di Burangkeng menjadi menggunung dan over kapasitas,” katanya.
Jumlah itu berbanding terbalik dengan sumber daya manusia. Sebab, dalam satu hari pihaknya hanya dapat mengangkut sampah sebanyak 600 ton per hari dengan jumlah armada truk 130. “Karena itu banyak TPS (Tempat Pembuangan Sampah) liar yang tersebar di beberapa titik wilayah kami,” ungkapnya.
Kabid Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Abdul Hamid menambahkan, selain SDM yang kurang teknologi sampah belum dapat kembangkan karena Kabupaten Bekasi belum mempunyai Perda. Sejauh ini, baru Perbup (Peraturan Bupati)Nomor 53 Tahun 2017 yang mengikat.
Sehingga, kata dia, peraturan itu hanyahanya mancakup skup kecil berskala makro. Contoh kecilnya pihak swasta dari perumahan buang ke TPA. (Baca juga: Tangerang Uji Coba Sumber Energi Terbarukan Biomassa dari Sampah )
“Pengelolaan kita tidak ada, jadi sampah hanya di tumpuk saja sejak dulu dan membuat tumpukan sampah di Burangkeng menjadi menggunung dan over kapasitas,” katanya.
Lihat Juga :