Puluhan Pemudik dari Jakarta dan Batam Dikarantina di Tulang Bawang
Jum'at, 08 Mei 2020 - 00:34 WIB
Kepala Desa Pangung Mulyo, Dewa Alit mengatakan, karantina atau isolasi mendiri ini dilakukan selain untuk pencegahan Covid-19, juga bertujuan agar warga setempat tidak panik dengan kedatangan mereka.
“Hal ini sesuai dengan kesepakatan musyawarah bersama antara pak Camat, Babinsa, dan Kapolsek, bahwa apabila ada masyarakat yang datang dari Jakarta, diisolasi mandiri di Balai Desa,” ujarnya, Kamis (7/5/2020).
Selama dikarantina, pihak desa menyediakan sembako untuk dimasak sendiri di Balai Desa. Mereka juga terus dipantau setiap hari. “Mereka kami cek setiap hari. Mereka di sini melakukan kegiatan seperti olahraga dua kali sehari,” ucapnya.
Nur Laila, salah satu pemudik yang diisolasi mengaku sudah dua hari menjalani karantina. Dia mengaku tidak ada masalah selama karantina, karena semua kebutuhan terpenuhu. “Saya datang dari Jakarta karena pengen pulang kampong. Kami di sini baik-baik saja,” tukasnya.
“Hal ini sesuai dengan kesepakatan musyawarah bersama antara pak Camat, Babinsa, dan Kapolsek, bahwa apabila ada masyarakat yang datang dari Jakarta, diisolasi mandiri di Balai Desa,” ujarnya, Kamis (7/5/2020).
Selama dikarantina, pihak desa menyediakan sembako untuk dimasak sendiri di Balai Desa. Mereka juga terus dipantau setiap hari. “Mereka kami cek setiap hari. Mereka di sini melakukan kegiatan seperti olahraga dua kali sehari,” ucapnya.
Nur Laila, salah satu pemudik yang diisolasi mengaku sudah dua hari menjalani karantina. Dia mengaku tidak ada masalah selama karantina, karena semua kebutuhan terpenuhu. “Saya datang dari Jakarta karena pengen pulang kampong. Kami di sini baik-baik saja,” tukasnya.
(thm)
Lihat Juga :