Oknum Sekuriti Mal Ditangkap Usai Mengancam Mahasiswa Pakai Airsoft Gun

Jum'at, 23 Oktober 2020 - 13:49 WIB
Dia melanjutkan, hasil interogasi, Sunardi mengaku airsoft gun itu dipakai untuk menakut-nakuti mahasiswa, karena ia menganggap mereka kerap membuat kegaduhan.

"Pelaku tinggal tidak jauh dari sekretariat mahasiswa. Motif yang bersangkutan, karena terganggu dengan keributan adik-adik mahasiswa ini, sampai sekarang dia mengakui mengancam pakai airsoft gun, bukan parang," jelas Imran.

Airsoft gun itu, kata perwira berpangkat satu balok ini, dibeli Sunardi dari seorang temannya seharga Rp1,5 juta. "Ini juga masih kita cari tempat dia mendapatkan senjata itu. Yang bersangkutan mengaku bukan anggota organisasi penembak. Jelas tidak memiliki izin," tutur Imran.

Baca juga: Relawan Salah Satu Paslon di Makassar Kejar Pendemo Omnibus Law

Sementara itu, Ardiansyah, salah satu mahasiswa yang jadi korban pengancaman mengaku saat kejadian mereka baru saja menggelar rapat organisasi. Tetiba pelaku datang menggedor-gedor pagar.

"Sementara duduk-duduk, datang bilang keluarko semua, pulang-pulang. Sambil todong pistolnya (airsoft gun). Teriak-teriak terus, mau masuk ke dalam ruang utama. Tapi kita tahan sampai teras saja," ucap Ardiansyah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!