Saksi di Sidang Jerinx SID Menangis, Sebut Kehilangan Bayi Akibat Rapid Test
Selasa, 20 Oktober 2020 - 14:29 WIB
Arianti kemudian diarahkan melakukan rapid test ke Puskesmas. "Saat itu saya sudah menahan sakit. Saya ikuti prosedurnya. Jika tidak, saya tidak akan ditangani," ungkap dia sambil menahan tangis.
Setelah rapid test, Arianti kembali ke rumah sakit. Tiba di UGD, petugas medis mengatakan kondisi jantung bayinya sudah lemah. Petugas medis lalu memasang alat pendeteksi jantung di perut Arianti.
Proses persalinan akhirnya dilakukan melalui operasi caesar dan bayi dinyatakan sudah meninggal. "Saat siuman pasca operasi, sudah tidak ketemu bayi saya di ruang operasi," ujar Arianti yang tidak kuasa lagi menahan tangis.
Kepada hakim, Arianti menyatakan setuju dengan pernyataan Jerinx yang menolak rapid test untuk ibu hamil. "Kita tidak pernah tahu kapan melahirkan. Bisa maju seperti yang saya alami," imbuhnya.
Sidang juga menghadirkan saksi lainnya, yaitu dua personel Superman Is Dead, Bobi dan Eka. Sidang juga dihadiri artis Rina Nose.
Setelah rapid test, Arianti kembali ke rumah sakit. Tiba di UGD, petugas medis mengatakan kondisi jantung bayinya sudah lemah. Petugas medis lalu memasang alat pendeteksi jantung di perut Arianti.
Proses persalinan akhirnya dilakukan melalui operasi caesar dan bayi dinyatakan sudah meninggal. "Saat siuman pasca operasi, sudah tidak ketemu bayi saya di ruang operasi," ujar Arianti yang tidak kuasa lagi menahan tangis.
Kepada hakim, Arianti menyatakan setuju dengan pernyataan Jerinx yang menolak rapid test untuk ibu hamil. "Kita tidak pernah tahu kapan melahirkan. Bisa maju seperti yang saya alami," imbuhnya.
Sidang juga menghadirkan saksi lainnya, yaitu dua personel Superman Is Dead, Bobi dan Eka. Sidang juga dihadiri artis Rina Nose.
(shf)
Lihat Juga :