21 Pasien Positif Rapid Test, Jumlah Pemudik ke Blora Terus Melonjak
Kamis, 07 Mei 2020 - 09:00 WIB
"Dengan adanya data tersebut, kita prihatin dengan peningkatan pasien positif rapid test. Sejumlah 21 pasien positif rapid test ini dalam pemantauan kita," katanya.
"Sebagian sudah dikarantina di Klinik Bakti Padma (khususnya dari klaster santri Temboro) dan di Hotel Grand Mega bagi tenaga medis. Semuanya gratis, dibiayai oleh pemerintah termasuk kebutuhan makan dan lainnya," ujarnya.
Pihaknya juga meminta seluruh pendatang bisa lapor ke desa masing-masing. Ketika diperiksa petugas kesehatan, pemudik diimbau jujur tentang riwayat perjalanannya agar bisa ditangani sesuai protokol kesehatan.
"Peran masyarakat sangat kami butuhkan agar bisa kompak bersama-sama melawan persebaran virus ini. Terus patuhi protokol kesehatan. Semoga kita semua bisa segera terbebas dari wabah ini," katanya.
"Sebagian sudah dikarantina di Klinik Bakti Padma (khususnya dari klaster santri Temboro) dan di Hotel Grand Mega bagi tenaga medis. Semuanya gratis, dibiayai oleh pemerintah termasuk kebutuhan makan dan lainnya," ujarnya.
Pihaknya juga meminta seluruh pendatang bisa lapor ke desa masing-masing. Ketika diperiksa petugas kesehatan, pemudik diimbau jujur tentang riwayat perjalanannya agar bisa ditangani sesuai protokol kesehatan.
"Peran masyarakat sangat kami butuhkan agar bisa kompak bersama-sama melawan persebaran virus ini. Terus patuhi protokol kesehatan. Semoga kita semua bisa segera terbebas dari wabah ini," katanya.
(abd)
Lihat Juga :