Belum Ada Pembeli Melapor, Dinkes Solo Sulit Lacak Klaster Warung Soto

Sabtu, 17 Oktober 2020 - 02:00 WIB
Pengumuman agar pembeli untuk melapor telah ditempelkan ke warung soto, Kantor Kelurahan Kepatihan Kulon dan Puskesmas Purwodiningratan. (BACA JUGA: Pandemi COVID, 70% Milenial dan Gen Z Termotivasi Bikin Konten Edukasi TikTok )

"Kalau yang klaster tahu kupat dulu kami langsung mengisolasi satu kawasan. Bahkan ada dua warga yang punya riwayat makan di sana, setelah tahu pedagangnya positif COVID-19, mereka langsung melapor sendiri," ujar Siti.

Siti menuturkan, pihaknya tidak mengetahui kenapa pada klaster warung soto tidak ada warga yang melapor. Namun dia berharap warga yang menjadi langganan segera melapor ke Dinkes jika mengalami gejala COVID-19.

"Kalau warung soto kan biasanya pelanggannya dari warga sekitar. Saya nggak tahu kenapa tidak ada yang melapor. Ya mudah-mudahan tidak ada yang bergejala,” tutur Kadinkes Solo .

Munculnya klaster warung soto berawal ketika ada satu keluarga yang makan di sana saat swab mandiri. Ketika hasil swab keluar, mereka yang terdiri dari ayah, ibu dan seorang anak, dinyatakan positif COVID-19. Setelah ditelusuri, penjual warung soto juga positif terpapar virus Corona.
(awd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!