Belum Ada Pembeli Melapor, Dinkes Solo Sulit Lacak Klaster Warung Soto
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 02:00 WIB
Lukisan mural tentang bahaya virus Corona penyebab COVID-19. Foto/SINDOnews/Ilustrasi
SOLO - Dinas Kesehatan (Dinkes) Solo, Jawa Tengah , kesulitan melakukan tracking lanjutan guna melacak klaster warung soto di Kelurahan Kepatihan Kulon.
Sampai kini belum ada pembeli yang melapor meski telah diumumkan setelah penjual warung soto terkonfirmasi positif COVID-19 . (BACA JUGA: Tertular COVID-19 dari Pembeli, Begini Kondisi Pedagang Soto di Solo )
"Sampai saat ini belum ada yang melapor. Jadi dari klaster ini belum ada penambahan," kata Kepala Dinkes Solo Siti Wahyuningsih, Jumat (16/10/2020). (BACA JUGA: Waduh, Penjual Soto di Solo Positif COVID-19 Pembeli Diminta Hubungi Puskesmas )
Pihaknya sangat menyayangkan karena hal itu menyulitkan petugas untuk melakukan tracking . Jika tidak terlacak, berpotensi menularkan lebih banyak kepada orang lain. Pihaknya berkaca pada kasus klaster tahu kupat yang terjadi beberapa waktu lalu.
Sampai kini belum ada pembeli yang melapor meski telah diumumkan setelah penjual warung soto terkonfirmasi positif COVID-19 . (BACA JUGA: Tertular COVID-19 dari Pembeli, Begini Kondisi Pedagang Soto di Solo )
"Sampai saat ini belum ada yang melapor. Jadi dari klaster ini belum ada penambahan," kata Kepala Dinkes Solo Siti Wahyuningsih, Jumat (16/10/2020). (BACA JUGA: Waduh, Penjual Soto di Solo Positif COVID-19 Pembeli Diminta Hubungi Puskesmas )
Pihaknya sangat menyayangkan karena hal itu menyulitkan petugas untuk melakukan tracking . Jika tidak terlacak, berpotensi menularkan lebih banyak kepada orang lain. Pihaknya berkaca pada kasus klaster tahu kupat yang terjadi beberapa waktu lalu.
Lihat Juga :