Strategi Berjuang HBICS Balikpapan di Tengah Pandemi COVID-19

Jum'at, 16 Oktober 2020 - 19:45 WIB
Sekolah Harapan Bangsa Balikpapan terus berinovasi sebagai bentuk komitmen atas kepercayaan orangtua terhadap sekolah terkait menghadapi kondisi Pandemi COVID-19. Foto iNews TV/Mukmin A
BALIKPAPAN - Sekolah swasta berbasis karya Harapan Bangsa Balikpapan (HBICS) termasuk sekolah yang terkena dampak krisis akibat pandemi COVID-19 . Sebelum pandemi COVID-19 terjadi, kondisi sekolah-sekolah swasta termasuk Harapan Bangsa Balikpapan sudah bersaing ketat dengan sekolah-sekolah negeri.

Tentunya, kondisi saat ini semakin membuat Sekolah Harapan Bangsa Balikpapan harus terus berinovasi sebagai bentuk komitmen atas kepercayaan orangtua terhadap sekolah. (Baca : Diduga Mencuri Ikan di Laut Natuna Utara, TNI AL Tangkap Dua Kapal Ikan Berbendera Vietnam)



Meski demikian, kualitas pendidikan di sekolah swasta harapan bangsa ternyata tidak kalah saing dengan sekolah-sekolah unggulan lainnya. Selaras dengan nilai-nilai kristiani, Sekolah Harapan Bangsa didukung dengan kurikulum nasional K-13 dan Kurikulum Cambridge yang modern serta mengikuti perkembangan di dunia pendidikan abad 21, meskipun demikian sekolah ini tetap diminati walaupun pandemi tak kunjung usai.

Kepala Sekolah HBICS Ruth Murwani Dumasthary menyatakan, saat ini memang pihaknya tengah menyiapkan generasi adaptif yang mampu menghadapi persaingan di masa depan. (Bisa diklik : Cium Mahasiswi yang Hendak Minta Tanda Tangan, Oknum Kades Jadi Tersangka)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!