HD : Pengembangan Sektor Pertanian Mampu Menurunkan Angka Kemiskinan

Jum'at, 16 Oktober 2020 - 15:30 WIB
"Selain itu, saat ini Pemprov Sumsel juga menjadi satu-satunya Provinsi yang membeli beras petani melalui bulog untk insentif PNS dan honorer. Ini dilakukan untuk menyanggah sektor pertanian di Sumsel," tuturnya

Kepala BPS Sumsel, Ir. Endang Tri Wahyuningsih, M.M., mengatakan bahwa kegiatan ini mengusung tema yang sangat relevan dengan peringatan hari pangan sedunia untuk mengamankan lumbung pangan ditengah pandemi covid-19. Dimana salah satu program pemerintah yaitu mewujudkan kedaulatan pangan yang tepat waktu, tepat sasaran dan berkualitas.

Berdasarkan data BPS 2020, bahwa produksi pangan mengalami peningkatan sekitar 35,9% dari tahun 2019. Di Sumsel di dominasi oleh Kab OKUT dan Banyuasin. Berdasarkan hasil survey antar sensus, tercatat ada sekitar 1 juta petani, sejumlah rumah tangga didominasi sektor perkebunan dan baru tanaman pangan.

"Mayoritas petani berusia 35 tahun, petani muda kurang dari 3 persen. Dengan adanya covid-19, mungkin bisa saja ada inovasi baru yang menarik petani muda. Mudah-mudahan melalui Webinar ini dapat membantu dalam arah penentuan kebijakan selanjutnya," katanya

Sementara itu, Deputi Bidang Statistik BPS, M Habibullah mengatakan peran sektor pertanian di level nasional cukup besar di masa pandemi covid-19. Khususnya di Sumsel yang merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi kehutanan dan juga pertanian.

"Jumlah tersebut merupakan sekitar 27,33% dari total tenaga kerja nasional pada Agustus 2019. Pada Agustus 2019 sektor pertanian menyerap tenaga kerja sebanyak 34,58 %," ungkapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!