Alat Tersedia, PMI Surabaya Tunggu Protap Donor Plasma Darah
Rabu, 06 Mei 2020 - 23:15 WIB
PMI Surabaya menyediakan laboratorium untuk menguji sample plasma darah dari calon pendonor. Foto/SINDONews/Ali Masduki
SURABAYA - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya memastikan siap melakukan donor plasma darah. Peralatan untuk pengambilan sampel sebagai materi vaksin Covid-19 pun sudah tersedia. Saat ini, masih menunggu protap dari PMI Pusat sebagai acuan dalam mengambil plasma darah dari calon pendonor.
Kepala PMI Surabaya, Budi Arifah menjelaskan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pengambilan plasma darah dari calon pendonor. Di antaranya, calon pendonor adalah mereka yang pernah dinyatakan positif Covid-19. Namun, sudah dinyatakan sembuh. ”Itu dipastikan dari dua kali hasil tes swab PCR dan hasilnya negatif,” katanya saat dikonfirmasi, Rabu (6/5/2020).
Selain itu, calon pendonor yang bisa mendonorkan plasma darah lebih diutamakan pria. Sedangkan untuk wanita yang pernah melahirkan disarankan untuk tidak mendonorkan plasma darahnya. “Karena wanita yang pernah melahirkan, imun tubuhnya tidak sekuat Pria. Sehingga lebih diutamakan calon pendonor pria,” terang wanita berjilbab ini.
Ia menambahkan, bila protap donor plasma darah sudah dikeluarkan dari PMI Pusat maka calon pendonor yang memenuhi persyaratan tersebut dilakukan terlebih dahulu. “Kalau untuk OTG (orang tanpa gejala) masih belum,” kata Budi.
Kepala PMI Surabaya, Budi Arifah menjelaskan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pengambilan plasma darah dari calon pendonor. Di antaranya, calon pendonor adalah mereka yang pernah dinyatakan positif Covid-19. Namun, sudah dinyatakan sembuh. ”Itu dipastikan dari dua kali hasil tes swab PCR dan hasilnya negatif,” katanya saat dikonfirmasi, Rabu (6/5/2020).
Selain itu, calon pendonor yang bisa mendonorkan plasma darah lebih diutamakan pria. Sedangkan untuk wanita yang pernah melahirkan disarankan untuk tidak mendonorkan plasma darahnya. “Karena wanita yang pernah melahirkan, imun tubuhnya tidak sekuat Pria. Sehingga lebih diutamakan calon pendonor pria,” terang wanita berjilbab ini.
Ia menambahkan, bila protap donor plasma darah sudah dikeluarkan dari PMI Pusat maka calon pendonor yang memenuhi persyaratan tersebut dilakukan terlebih dahulu. “Kalau untuk OTG (orang tanpa gejala) masih belum,” kata Budi.
Lihat Juga :