Gas Elpiji 3 Kilogram Langka di Bengkulu, Pertamina Ancam Sanksi Pangkalan Nakal
Kamis, 15 Oktober 2020 - 13:11 WIB
Pertamina Persero Region (MOR) ll Sumbagselmelakukan inspeksi mendadak (sidak) disejumlah pangkalan gas elpiji Kota Bengkulu. Ini terkait dengan kelangkaan gas elpiji 3 kg. (Foto/Inews TV/Endro)
KOTA BENGKULU - Pertamina Persero Region (MOR) ll Sumbagsel, bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bengkulu melakukan inspeksi mendadak (sidak) disejumlah pangkalan gas elpiji Kota Bengkulu. Ini terkait dengan kelangkaan gas elpiji 3 kg
Diketahui hampir satu bulan terakhir masyarakat Kota Bengkulu kesulitan untuk mendapatkan gas elpiji subsidi 3 kg.
"Kami ingin memastikan jika stok gas elpiji 3 kilogram aman, dan kami juga memastikan jika tidak ada kepanikan karena kelangkaan gas elpiji subsidi dan harga yang tidak sesuai dengan ketentuan," ujar Donny Brilianto selaku Sales Manager Area Pertamina Bengkulu-Lampung, Kamis (15/10/2020). (BACA JUGA: Direktur Televisi Swasta Tewas Setelah Alami Kecelakaan Tunggal)
Donny juga mengimbau agar masyarakat yang ekonomi atas, ASN, TNI dan Polri tidak membeli gas subsidi elpiji 3 kilogram. Selain itu masyarakat diminta langsung membeli gas elpiji subsidi 3 kilogram di pangkalan resmi untuk mendapatkan harga eceran tertinggi (HET) Rp15.300 per tabung.
Diketahui hampir satu bulan terakhir masyarakat Kota Bengkulu kesulitan untuk mendapatkan gas elpiji subsidi 3 kg.
"Kami ingin memastikan jika stok gas elpiji 3 kilogram aman, dan kami juga memastikan jika tidak ada kepanikan karena kelangkaan gas elpiji subsidi dan harga yang tidak sesuai dengan ketentuan," ujar Donny Brilianto selaku Sales Manager Area Pertamina Bengkulu-Lampung, Kamis (15/10/2020). (BACA JUGA: Direktur Televisi Swasta Tewas Setelah Alami Kecelakaan Tunggal)
Donny juga mengimbau agar masyarakat yang ekonomi atas, ASN, TNI dan Polri tidak membeli gas subsidi elpiji 3 kilogram. Selain itu masyarakat diminta langsung membeli gas elpiji subsidi 3 kilogram di pangkalan resmi untuk mendapatkan harga eceran tertinggi (HET) Rp15.300 per tabung.
Lihat Juga :