Anda Cinta NKRI, Harus Viralkan Berita Positif dan Stop Hoaks!
Kamis, 15 Oktober 2020 - 08:03 WIB
Menurutnya, dalam situasi saat ini dibutuhkan keteladanan yang harus dilakukan secara subyektif. “Keteladanan adalah sesuatu yang mudah diucapkan, namun susah dilaksanakan. Jadi, pemimpin harus memberi contoh yang baik,” ujarnya.
Ia menambahkan, muatan bagi pemimpin dalam membuat kebijakan berdasar nilai dan norma, dan menggambarkan gotong royong.
“Misalnya eks teroris dulunya orang baik. Akan tetapi dengan adanya arus globalisasi dan kebebasan informasi tentu mempengaruhi dan cuci otak, maka akan terjerumus menjadi teroris,” ungkap Haerudin.
(Baca juga: Tersinggung Ucapan, Juru Parkir Tikam Pengamen hingga Tewas )
Namun setelah mereka sadar (eks teroris), lanjut dia, mereka mengaku salah pergaulan. Maka karakter yang harus diperkuat adalah Pancasila.
Ia menambahkan, muatan bagi pemimpin dalam membuat kebijakan berdasar nilai dan norma, dan menggambarkan gotong royong.
“Misalnya eks teroris dulunya orang baik. Akan tetapi dengan adanya arus globalisasi dan kebebasan informasi tentu mempengaruhi dan cuci otak, maka akan terjerumus menjadi teroris,” ungkap Haerudin.
(Baca juga: Tersinggung Ucapan, Juru Parkir Tikam Pengamen hingga Tewas )
Namun setelah mereka sadar (eks teroris), lanjut dia, mereka mengaku salah pergaulan. Maka karakter yang harus diperkuat adalah Pancasila.
Lihat Juga :