Vaksin COVID-19 Segera Hadir, Ridwan Kamil: Semoga Jadi Akhir Cerita Pandemi
Rabu, 14 Oktober 2020 - 19:37 WIB
Meski begitu, Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu mengatakan bahwa vaksin yang dibeli oleh pemerintah pusat jumlahnya terbatas. Oleh karenanya, pemerintah pusat tengah mencari pola distribusi yang tepat terkait siapa yang harus diprioritaskan mendapatkan vaksin itu.
"Nanti komposisinya dimana tentu akan kita informasikan, tapi yang pasti didahulukan kepada mereka yang berada di garis depan, tenaga kesehatan," ujar Kang Emil.
Selain untuk tenaga kesehatan, vaksin yang dibeli pemerintah pusat menurutnya kemungkinan besar bakal diprioritaskan untuk masyarakat di wilayah zona merah COVID-19.
"Berapa jumlahnya itu masih dibicarakan. Mungkin dalam minggu-minggu ini ada kabar detail (siapa) yang diberi (vaksin) secara langsung untuk masyarakat di Indonesia, khususnya Jawa Barat," tutur Gubernur.
Lebih lanjut Kang Emil mengemukakan, akhir pandemi COVID-19 yakni manakala orang yang terinfeksi COVID-19 bisa sembuh dalam jumlah banyak. Selain itu, masyarakat kebal terhadap COVID-19 karena divaksin. Karenanya, kabar terkait kehadiran vaksin COVID-19 harus disikapi secara optimistis.
"Nanti komposisinya dimana tentu akan kita informasikan, tapi yang pasti didahulukan kepada mereka yang berada di garis depan, tenaga kesehatan," ujar Kang Emil.
Selain untuk tenaga kesehatan, vaksin yang dibeli pemerintah pusat menurutnya kemungkinan besar bakal diprioritaskan untuk masyarakat di wilayah zona merah COVID-19.
"Berapa jumlahnya itu masih dibicarakan. Mungkin dalam minggu-minggu ini ada kabar detail (siapa) yang diberi (vaksin) secara langsung untuk masyarakat di Indonesia, khususnya Jawa Barat," tutur Gubernur.
Lebih lanjut Kang Emil mengemukakan, akhir pandemi COVID-19 yakni manakala orang yang terinfeksi COVID-19 bisa sembuh dalam jumlah banyak. Selain itu, masyarakat kebal terhadap COVID-19 karena divaksin. Karenanya, kabar terkait kehadiran vaksin COVID-19 harus disikapi secara optimistis.
Lihat Juga :