Ditahan di Kantor Polres Bekasi, Puluhan Pelajar Menangis

Rabu, 14 Oktober 2020 - 18:34 WIB
Oleh karenanya, Wijonarko memerintahkan kepada anggotanya untuk memanggil masing-masing orang tua pelajare. Tujuannya sekaligus untuk memperingatkan kepada orang tua agar dapat terus memantau aktivitas anaknya yang masih tercatat sebagai pelajar.

"Makanya, hari ini kita hadirkan orang tua masing-masing. Tadi juga saya sampaikan kepada orang tua jika anaknya ini ingin ikut dalam aksi di Jakarta, mereka kami berikan waktu untuk meminta maaf kepada orang tuanya dan tidak lagi berbuat nekad mengikuti aksi," tegasnya.

Dari peristiwa ini, Wijonarko akan mengevaluasi agar tidak lagi ada pelajar tingkat SMP/SMA sederajat ikut turun dalam aksi demonstrasi. Salah satunya yaitu berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan di tingkat daerah.

"Kedepanya, harus ada sanksi agar mereka bisa jera," tegasnya.

Sementara pelajar berinisal AR (17) mengatakan bahwa hendak menuju aksi lantaran ada banyak seruan di media sosial. AR dan kawan-kawan kemudian berangkat dengan mengempeng kendaraan bak terbuka ke Stasiun Bekasi. "Karena ada seruan, dan anak STM kumpul di Jakarta," katanya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!