Waduh, Penjual Soto di Solo Positif COVID-19 Pembeli Diminta Hubungi Puskesmas

Rabu, 14 Oktober 2020 - 04:55 WIB
Warung soto di Kepatihan Kulon, Jebres, Solo ditutup Satgas Penanganan COVID-19 karena penjualnya positif COVID-19. Para pembeli diminta melapor ke Puskesmas Purwodiningratan . Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
SOLO - Sebuah warung soto di Kepatihan Kulon, Jebres, Kota Solo ditutup Satgas Penanganan COVID-19 karena penjualnya positif COVID-19. Petugas kemudian memasang pengumuman kepada pembeli yang jajan pada periode 1-8 Oktober 2020 diminta menghubungi Kantor Kelurahan setempat atau Puskesmas Purwodiningratan. Dalam pengumuman itu juga dicantumkan kontak persons kelurahan dan petugas puskesmas yang dimaksud.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Solo Siti Wahyuningsih mengungkapkan bahwa pengumuman itu terkait adanya kasus COVID-19. “Ceritanya ada satu keluarga bapak, ibu dan anak. Mereka mau swab test ke salah satu laboratorium swasta di Solo, “ kata Siti Wahyuningsih, Selasa (13/10/2020). Mereka hendak swab PCR setelah rapid test COVID-19 menunjukkan hasil reaktif. (Baca juga: Malas Gunakan Masker, 96.039 Orang di Jateng Terjaring Razia)



Sebelum ke lab swasta tersebut, lanjut Siti, ketiganya sarapan dulu ke warung soto tersebut. Selanjutnya, hasil swab test keluar pada 4 Oktober 2020 dan ketiganya dinyatakan positif COVID-19. Meski hasil swab test mandiri, namun hasilnya tetap masuk ke Dinkes Solo. “Kami lalu melakukan tracing, di antaranya pernah mampir ke warung soto itu,” terangnya. (Baca juga: Miris, Balita Tewas Tercebur ke Dalam Ember saat Mau Mandi)

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!