Bahas UU Cipta Kerja, Pjs Gubernur Sulut Dialog dengan Buruh
Selasa, 13 Oktober 2020 - 13:30 WIB
Pjs Gubernur Sulut, Agus Fatoni menggelar dialog UU Cipta Kerja dengan serikat pekerja dan serikat buruh di Kantor Gubernur, Manado, Selasa (13/10/2020). F
MANADO - Pjs Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) , Agus Fatoni menggelar dialog UU Cipta Kerja dengan pimpinan serikat pekerja dan serikat buruh di Kantor Gubernur, Manado, Selasa (13/10/2020). Pertemuan berlangsung dengan suasana penuh kekeluargaan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan COVID-19.
Pada kesempatan itu, Fatoni menjelaskan bahwa pada saat ini dihadapkan dengan beberapa situasi, di antaranya Pilkada, pencegahan COVID-19 dan Undang-undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja yang berdampak bagi situasi sosial, ekonomi dan politik di Indonesia. (Baca juga: Pjs Gubernur Sulut Ajak Semua Pihak Bersinergi Dukung Pembangunan TPA Mamitarang)
Karena itu, Fatoni menyampaikan arahan Presiden Joko Widodo tentang gas dan rem di mana maksudnya dalam menangani kesehatan kalau terlalu kencang misalnya dengan lockdown maka ekonomi akan hancur. Akan tetapi kalau ekonomi dilepas maka kesehatan yang berantakan. "Maka dari itu kita menangani dari sisi kesehatannya tetapi ekonomi harus jalan dan ini harus seimbang," katanya. (Baca juga: Miris, Balita Tewas Tercebur ke Dalam Ember saat Mau Mandi)
Pada kesempatan itu, Fatoni menjelaskan bahwa pada saat ini dihadapkan dengan beberapa situasi, di antaranya Pilkada, pencegahan COVID-19 dan Undang-undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja yang berdampak bagi situasi sosial, ekonomi dan politik di Indonesia. (Baca juga: Pjs Gubernur Sulut Ajak Semua Pihak Bersinergi Dukung Pembangunan TPA Mamitarang)
Karena itu, Fatoni menyampaikan arahan Presiden Joko Widodo tentang gas dan rem di mana maksudnya dalam menangani kesehatan kalau terlalu kencang misalnya dengan lockdown maka ekonomi akan hancur. Akan tetapi kalau ekonomi dilepas maka kesehatan yang berantakan. "Maka dari itu kita menangani dari sisi kesehatannya tetapi ekonomi harus jalan dan ini harus seimbang," katanya. (Baca juga: Miris, Balita Tewas Tercebur ke Dalam Ember saat Mau Mandi)
Lihat Juga :