Panitia dan Penjaga Ujian CPNS SKB Blitar Positif COVID-19
Selasa, 13 Oktober 2020 - 13:09 WIB
Panitia dan Penjaga Ujian CPNS SKB Blitar Positif COVID-19
BLITAR - Dua orang panitia ujian CPNS Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Kabupaten Blitar yang diselenggarakan di Kabupaten Tulungagung, terkonfirmasi positif COVID-19.
Dua orang yang masing masing warga Desa Minggirsari, Kecamatan Kanigoro dan warga Desa Kalipang, Kecamatan Sutojayan saat ini diisolasi di gedung LEC Garum.
"Hasil swab test terkonfirmasi positif (COVID-19)," ujar Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Blitar Krisna Yekti dalam keterangan rilisnya. Ujian CPNS SKB berlangsung pada 30 September hingga 4 Oktober. Ujian yang diikuti 1.329 peserta dari Kabupaten Blitar tersebut, mengambil tempat di Kabupaten Tulungagung.
(Baca juga: Jokowi Sebut Jatim Percontohan Pengendalian COVID-19, Ini Kata Khofifah )
Saat itu tercatat ada dua peserta tes SKB yang tidak bisa melaksanakan ujian karena dinyatakan positif COVID-19. Keduanya mendapat dispensasi waktu untuk mengikuti ujian susulan. Sementara dua orang panitia baru diketahui positif COVID-19 setelah ujian SKB selesai dilaksanakan.
"Hasil swab test keluar 9 Oktober," tambah Krisna Yekti. Pada saat yang sama salah seorang penjaga tes SKB CPNS asal Desa Begelenan, Kecamatan Srengat juga dinyatakan positif COVID-19. Ia diduga terpapar saat piket jaga pelaksanaan SKB di salah satu hotel ternama di Kota Tulungagung.
Dua orang yang masing masing warga Desa Minggirsari, Kecamatan Kanigoro dan warga Desa Kalipang, Kecamatan Sutojayan saat ini diisolasi di gedung LEC Garum.
"Hasil swab test terkonfirmasi positif (COVID-19)," ujar Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Blitar Krisna Yekti dalam keterangan rilisnya. Ujian CPNS SKB berlangsung pada 30 September hingga 4 Oktober. Ujian yang diikuti 1.329 peserta dari Kabupaten Blitar tersebut, mengambil tempat di Kabupaten Tulungagung.
(Baca juga: Jokowi Sebut Jatim Percontohan Pengendalian COVID-19, Ini Kata Khofifah )
Saat itu tercatat ada dua peserta tes SKB yang tidak bisa melaksanakan ujian karena dinyatakan positif COVID-19. Keduanya mendapat dispensasi waktu untuk mengikuti ujian susulan. Sementara dua orang panitia baru diketahui positif COVID-19 setelah ujian SKB selesai dilaksanakan.
"Hasil swab test keluar 9 Oktober," tambah Krisna Yekti. Pada saat yang sama salah seorang penjaga tes SKB CPNS asal Desa Begelenan, Kecamatan Srengat juga dinyatakan positif COVID-19. Ia diduga terpapar saat piket jaga pelaksanaan SKB di salah satu hotel ternama di Kota Tulungagung.
Lihat Juga :