Kisah Pilu Korban Banjir di Ciganjur hingga Kehilangan Modal Usaha
Senin, 12 Oktober 2020 - 21:37 WIB
Tanpa pikir panjang, Supratman dan istri langsung menyelamatkan 6 orang anak dan 1 cucunya untuk meninggalkan rumah yang dia yakini akan terendam dalam waktu yang sangat cepat. Benar saja, saat berhasil keluar, yang dia lihat air sudah menggenang hingga setinggi pintu depan rumahnya yang diperkirakan mencapai 1,2 meter.
Saat itu, Supratman sudah tak bisa berpikir lagi menyelamatkan harta benda seperti sepeda motor, ijazah, hingga barang berharga lain yang masih berada di dalam rumah. Yang dia pikirkan saat itu keselamatan anak istri dan cucu tercintanya.
"Enggak bawa apa-apa. Terus terang aja istri jualan sayur ya, modal aja sampe lupa enggak kebawa, enggak ke selamet, terendam semua," ujarnya pilu. (Baca juga: Hadapi Banjir, Pemprov DKI Prioritaskan Pompa dan Pengerukan )
Hingga saat ini, dia bersama keluarganya sementara tinggal di posko pengungsian yang tak jauh dari kediamannya. Hal itu dipilih agar dia masih bisa melihat kondisi rumah dan menyelamatkan sisaan barang-barang yang dianggap masih bisa digunakan kembali nantinya.
Saat itu, Supratman sudah tak bisa berpikir lagi menyelamatkan harta benda seperti sepeda motor, ijazah, hingga barang berharga lain yang masih berada di dalam rumah. Yang dia pikirkan saat itu keselamatan anak istri dan cucu tercintanya.
"Enggak bawa apa-apa. Terus terang aja istri jualan sayur ya, modal aja sampe lupa enggak kebawa, enggak ke selamet, terendam semua," ujarnya pilu. (Baca juga: Hadapi Banjir, Pemprov DKI Prioritaskan Pompa dan Pengerukan )
Hingga saat ini, dia bersama keluarganya sementara tinggal di posko pengungsian yang tak jauh dari kediamannya. Hal itu dipilih agar dia masih bisa melihat kondisi rumah dan menyelamatkan sisaan barang-barang yang dianggap masih bisa digunakan kembali nantinya.
(mhd)
Lihat Juga :